Jumat, 04 Mei 2018 13:31 WITA

Harga DMO minyak batal diterapkan, Pemerintah Tambah Subsidi Solar

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Harga DMO minyak batal diterapkan, Pemerintah Tambah Subsidi Solar
Ilustrasi. Int.

RAKYATKU.COM - Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memberikan pasokan minyak dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) untuk PT Pertamina (Persero) sesuai dengan asumsi harga Indonesia Crude Price (ICP) dalam APBN batal diterapkan.

Sebagai gantinya, akan menambah jumlah subsidi solar kepada Pertamina. Sumber subsidi ini berasal dari windfall kenaikan ICP di atas patokan APBN US$ 48 per liter
 
Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, rencana mekanisme pemberian subsidi solar kepada Pertamina sama halnya dengan memberikan DMO minyak dengan asumsi harga ICP yang ditetapkan dalam APBN 2018. 

"Sama saja. Mekanisme mau di hulu atau di hilir," katanya, yang dikutip dari Kontan.

Meskipun angka subsidi belum ditetapkan, Djoko memperkirakan penambahan subsidi dari yang saat ini Rp500 per liter akan ditambah menjadi Rp1.000 per liter sampai Rp1.500 per liter. Sementara kuota solar mencapai 7,5 juta kiloliter (kl).

Jika semisal subsidi menjadi Rp1.000 per liter, berarti subsidinya akan bertambah Rp3,5 triliun lagi. Sementara kalau bertambah hingga Rp 1.500 per liter maka subsidinya akan bertambah Rp7 triliun. Tapi hal itu masih dihitung.

April ini misalnya, harga ICP mencapai US$ 67 per barel, sedangkan yang ICP yang diasumsikan APBN 2018 sebesar US$ 48 per barel. 

"Duitnya itulah yang untuk penambahan subsidi berapa per liter. Tanpa harus mengambil uang APBN yang sudah ditargetkan," tambahnya.

Ia juga menjelaskann alasan batalnya pemberian DMO minyak melalui asumsi harga ICP yang ditetapkan dalam APBN. Menurutnya hal itu agak rumit. Misalnya minyak mentah yang masuk ke kilang itu bisa jadi premium, solar, atau avtur. Sehingga sulit menetapkan formula, karena dihitung dari proses. 

"Angkanya itu bisa enggak pasti. Berapa satu liter crude yang bisa jadi premium atau solar. Tapi kalau memang subsidi, itu clear, terang dia.