Sabtu, 21 April 2018 14:46 WITA

3 Juta Masyarakat Indonesia Terancam Kena Denda Dirjen Pajak 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
3 Juta Masyarakat Indonesia Terancam Kena Denda Dirjen Pajak 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merilis data sekitar 3 juta lebih Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi yang terlambat menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak tahun 2017.

Data ini didapatkan usai mengumpulkan laporan tiap Kantor Wilayah (Kanwil) DJP dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang sudah diidentifikasi mana yang belum menyampaikan SPT.

"Kami tindak lanjuti dengan mengimbau untuk tetap menyampaikan SPT hingga Desember 2018," Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama dalam siaran persnya, Kamis (19/4/2018).

Berdasarkan catatan DJP, terdapat 10,58 juta lebih laporan SPT WP Orang Pribadi yang masuk hingga 31 Maret. Jumlah laporan SPT pajak 2017 ini meningkat 14,01 persen dibanding jumlah laporan SPT pajak 2016 sebesar 9,28 juta lebih.

"Total WP yang wajib melaporkan SPT pajak tahunan mereka sekitar 18 juta orang, terdiri dari WP Orang Pribadi dan WP Badan," ujarnya.

Sebagai sanksinya, semua WP tersebut dikenakan denda sesuai peraturan yang berlaku. Sebelumnya, DJP menetapkan, batas akhir masa pelaporan SPT pajak tahun 2017 bagi WP Orang Pribadi adalah 31 Maret 2018.

"Setelah lewat dari tanggal yang ditetapkan itu, WP tetap harus melapor namun dikenakan denda sebesar Rp100 ribu sebagai sanksi atas keterlambatan penyampaian SPT," ujarnya.

Bagaimana dengan Kanwil DJP Sulsel, Sulbar, dan Sulteng (Sulselbartra)?

Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwil DJP Sulselbartra, Agie Sugiha yang dihubungi menuturkan, per 31 Maret ada 487.014 pelaporan dari 738.444 WP yang terdiri dari WP badan dan WP orang Pribadi.

"Presentase kepatuhan di angka 65,95 persen. Meski tak sampai dengan rasio kepatuhan yang ditarget hingga 80 persen, namun setidaknya ada peningkatan sekitar 14,19 persen dibanding tahun lalu," ujar Agie.

Khusus WP orang pribadi ada sekitar 475.855 yang melapor dari 669.745 WP. Artinya ada sekitar 193.890 WP orang pribadi yang bakal didenda senilai Rp 100 ribu.

"Pertumbuhan pencapaian SPT WP orang pribadi per 31 Maret di angka 475.855 naik 14 persen dari tahun lalu yang hanya 417.424 laporan," katanya.

Bila dikalkulasi, denda yang ditagih DJP Kanwil Sulselbartra sekitar Rp19,38 miliar.