Senin, 16 April 2018 10:53 WITA

Mau Jadi Agen Pegadaian di Sulsel? Ini Syaratnya

Editor: Andi Chaerul Fadli
Mau Jadi Agen Pegadaian di Sulsel? Ini Syaratnya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Masyarakat yang ingin menjadi agen PT Pegadaian (persero) di Sulawesi Selatan dapat mendaftarkan diri, baik secara perseorangan maupun kelompok usaha. 

Namun ada syarat-syarat tertentu yang mesti dipenuhi. Pertama, masyarakat yang ingin menjadi agen Pegadaian harus melakukan pendaftaran administrasi di situs resmi Pegadaian.

“Proses administrasinya tidak sulit, hanya mengisi biodata lengkap, pekerjaan sehari-hari, dan menyertakan identitas seperti KTP dan KK (Kartu Keluarga),” ujar Humas Pegadaian Kanwil VI Makassar, Kahar Kalla, Senin (16/4/2018).

Kedua, agen Pegadaian harus mempunyai tempat untuk melakukan transaksi seperti toko atau warung. Namun menjadikan rumah sebagai tempat transaksi pun tidak menjadi masalah.

“Asalkan tempatnya jelas dan orang-orang bisa dengan mudah menemukan,” jelas dia.

Ketiga, memiliki kompetensi untuk menjalankan usaha untuk masing-masing agen. Misalnya, untuk agen pemasaran, harus memiliki kemampuan komunikasi dan penyampaian informasi yang baik. Sehingga, bisa menjual produk pegadaian atau merekrut nasabah baru dengan mudah.

Lalu untuk agen pembayaran, diharapkan agen tersebut sebelumnya sudah akrab dengan sistem pembayaran online. Sehingga tidak mengalami kesulitan saat melakukan transaksi. 
Kecakapan agen dalam bertransaksi online sangat penting agar tak malah kebingungan saat membantu masyarakat.

Sementara itu, syarat kompetensi untuk menjadi agen gadai adalah memiliki usaha-usaha tertentu sebelumnya, seperti toko emas, konter handphone, atau diler motor.

“Misalnya kalau toko emas, pasti sudah biasa mempertimbangkan satu barang bernilai berapa. Sama halnya dengan pemilik konter handphone, bisa melihat kekurangan dari sebuah handphone bekas untuk menentukan harga yang sesuai,” kata dia.

Syarat terakhir adalah khusus untuk agen pembayaran dan agen gadai, harus mempersiapkan deposit atau jaminan. Agar ketika melakukan transaksi, agen-agen ini sudah memiliki uangnya.

Agen gadai memberikan uangnya terlebih dahulu, untuk penggadaian barang pada nasabah. Begitu pula dengan agen pembayaran, harus mempunyai tabungan yang cukup di bank untuk melakukan pembayaran tagihan melalui online.

“Nanti Pegadaian akan mengganti uang tersebut dengan tambahan komisi. Setelah berapa lama diganti, masih akan kita bahas lagi,” jelas dia.