Sabtu, 24 Maret 2018 18:10 WITA

Naik Lagi, Harga Pertalite di Makassar Kini Rp8000/Liter

Editor: Andi Chaerul Fadli
Naik Lagi, Harga Pertalite di Makassar Kini Rp8000/Liter

RAKYATKU.COM - PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) komersil jenis Pertalite sebesar Rp200 per liter. Kenaikan BBM beroktan 90 itu berlaku di seluruh Indonesia per Sabtu (24/3/2018).

Kenaikan harga Pertalite ini merupakan yang kedua setepat pada 20 Januari lalu. Perusahaan pelat merah ini menaikkan harga Pertalite sebesar Rp100 per liter saat itu. 

Saat ini harga Pertalite di wilayah Sulawesi Selatan dan beberapa daerah di Indonesia timur mencapai Rp8000 dari sebelumnya Rp7.800 per liter.

Dikutip dari Okezone.com, External Communication Manager Pertamina Arya Paramita mengatakan, penyesuaian harga BBM jenis Pertalite merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dan pada saat bersamaan nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dollar Amerika.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito merincikan kepada CNN Indonesia, jika kenaikan harga pertalite dipicu oleh tren menanjaknya harga minyak dunia yang saat ini telah berada di atas US$60 per barel. Sebagai pembanding, tahun lalu, rata-rata harga minyak dunia masih di bawah US$60 per barel.

Evaluasi harga BBM secara berkala ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014. Pertalite termasuk kategori Bahan Bakar Umum (BBU) yang bisa disesuaikan harganya oleh perseroan tanpa persetujuan pemerintah.

Sementara untuk harga BBM bersubsidi dan BBM Khusus Penugasan, yaitu BBM Minyak Solar dan Minyak Tanah, dan BBM Penugasan yaitu Premium Ron 88 tidak naik. Meskipun harga Bahan Bakar Minyak (BBM) umum jenis Pertamax Series, Pertalite, dan Dexlite naik Rp 300 perliter sejak 5 Januari lalu.

“Harga tersebut akan kembali dikaji harganya oleh pemerintah pada bulan Maret 2017,” kata  Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dikutip siaran pers Kementerian ESDM, beberapa waktu lalu.