Sabtu, 24 Maret 2018 11:26 WITA

PLUT Sulsel-BISA Buka Pasar Ekspor Singapura Bagi UMKM

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
PLUT Sulsel-BISA Buka Pasar Ekspor Singapura Bagi UMKM

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan kini punya kesempatan besar untuk memasarkan produknya ke pasar Internasional.  

Belum lama ini, Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel didampingi Kepala Diskop UKM Sulsel, Malik Faisal melakukan pertemuan dengan Director Bussiness Indonesia Singapore Association (BISA), Stephanus Titus Widjaja, di Lucky Plaza, Minang House Resto, Orchard Road Singapura pada 22 Maret 2018 lalu.

Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas peluang-peluang terbukanya akses pemasaran dan distribusi produk UKM Sulawesi Selatan di Singapura.

PLUT Sulsel-BISA Buka Pasar Ekspor Singapura Bagi UMKMDirektur BISA, Stephanus mengungkapkan, organisasinya didirikan sejak tahun 2009, diinisiasi pengusaha muda Indonesia yang berbasis di Singapura. Dengan filosofi gotong royong dan saling membantu, BISA membantu pengusaha UKM dan pengusaha terhubung secara global dengan investor potensial, peluang kemitraan luar negeri, perusahaan/MNC melalui BISA. 

Dalam pertemuan awal ini beberapa kesepakatan dicapai untuk saling membantu memajukan UMKM dan Sulsel pada umumnya. 

Stephanus yang juga sebagai ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia Singapura (FKMIS) siap memfasilitasi untuk akses ke berbagai sumber daya, seperti pertukaran pelajar/dosen, training bisnis berstandar internasional, bisnis matching, kerjasama produk dengan sasaran warga Indonesia ataupun warga Singapura untuk produk UMKM, fasilitasi pameran dan pendirian perusahaan di Singapura 

"Penduduk Singapura ada 5 juta orang, 200 ribu diantaranya asal Indonesia merupakan pasar sangat potensial untuk UMKM global. Pelaku UMKM harus disiapkan meningkatkan kualitas produk, akses pemasaran, dan jaringan distribusi produk, baik di pasar Singapura maupun ke pasar global," katanya. 

Kepala Dinas Koperasi Sulsel, Malik Faisal berharap, melalui pertemuan ini akan menjadi awal bagi pengambangan usaha pelaku UMKM.

"Kita harap ini menjadi awal untuk pelaku UMKM untuk mengakses pasar Singapura sebagai pintu untuk masuk pasar global lainnya," harap Malik.