Kamis, 15 Maret 2018 16:20 WITA

Laba Bersih Danamon Tumbuh 38% di 2017

Penulis: Nurhikmah
Editor: Andi Chaerul Fadli
Laba Bersih Danamon Tumbuh 38% di 2017

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp3,7 triliun di tahun 2017. Jumlah itu tumbuh 38 persen dibandingkan tahun 2016.

Pertumbuhan itu didorong rendahnya biaya dana, pengelolaan biaya operasional, dan kualitas aset.

"Pertumbuhan laba yang berkelanjutan ini adalah hasil dari upaya kami dalam melakukan diversifikasi sumber pendapatan, memperkuat layanan nasabah, serta penerapan solusi berbasis teknologi dan digital secara komprehensif,” kata Regional Head Bank Danamon SND12 Sulampua, Hengky Tanring, Kamis (15/3/2018).

Sementara itu portofolio kredit Danamon terus bergeser menuju segmen non-mass market. Danamon membukukan pertumbuhan pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Enterprise dan Consumer Mortgage. 

Kredit pada segmen UKM tumbuh 10 persen menjadi Rp 28,5 triliun. Portofolio Enterprise, terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi keuangan, tumbuh 4 perseb menjadi Rp 37,6 triliun. Sementara kredit Consumer Mortgage tumbuh 36 persen menjadi Rp6 triliun.

Loading...

Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 5 persen menjadi Rp122,9 triliun dibandingkan setahun sebelumnya. Pembiayaan baru Adira Finance tumbuh 5 persen untuk roda dua dan 6 persen untuk roda empat dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pembiayaan total Adira Finance adalah sebesar Rp 45,2 triliun atau tumbuh 2 persen  dibandingkan tahun sebelumnya.

Likuiditas dan permodalan yang sehat
Dengan rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) pada 93,3 persen likuiditas terkelola dengan baik. Pada saat yang sama, giro dan tabungan (CASA) naik 4 persen menjadi Rp 50,5 triliun. Sedangkan rasio CASA tumbuh menjadi 48,3 persen dari 46,0 persen pada tahun sebelumnya. Deposito menurun 5 persen menjadi Rp 54,1 triliun melalui pelepasan dana mahal.

Rasio kecukupan modal Danamon (capital adequacy ratio/CAR) tetap menjadi salah satu yang terbaik di antara bank-bank dikelompoknya. CAR konsolidasian berada pada posisi 22,1 persen sementara CAR bank only berada pada 23,2 persen.

Loading...
Loading...