Senin, 19 Februari 2018 19:55 WITA

Pertamina Beri Bantuan Hand Tractor ke Kelompok Tani di Banggai

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pertamina Beri Bantuan Hand Tractor ke Kelompok Tani di Banggai

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, cukup mendominasi dengan lahan seluas 600.014,00 ha yang telah dimanfaatkan, sementara yang belum tergarap seluas 521.176,41 hektare. 

Melihat potensi pertanian tersebut, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII memberikan bantuan sarana pertanian berupa Hand Tractor (Traktor Tangan) sebanyak empat unit, dan kelengkapannya senilai Rp166 juta kepada 4 kelompok tani dari Kelurahan Batu Sopan, Kelurahan Batu Tapi, Kelurahan Padaidi, dan Kelurahan Keramat di Desa Tangeban, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. 

Bantuan diserahkan langsung oleh Unit Manager Communication & CSR, M Roby Hervindo bersama Operation Head Terminal BBM Luwuk, Sjamsir, kepada masing-masing ketua kelompok tani, Senin (19/2/2018). 

"Bantuan ini merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Pertamina di sektor Pemberdayaan Masyarakat, yang diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani," ujar Roby

Pertamina Beri Bantuan Hand Tractor ke Kelompok Tani di BanggaiRoby menjelaskan, nantinya penggunaan hand tractor paling banyak ialah untuk pengolahan tanah, karena memang pekerjaan pengolahan tanah adalah pekerjaan pertanian yang relatif membutuhkan daya yang besar dibanding pekerjaan lainnya. Selain itu, traktor juga dapat digunakan untuk penanaman, untuk pemeliharan tanaman, memutar pompa irigasi, untuk pemanen (dengan memasang pisau reaper), memutar perontok padi, serta untuk pengangkutan, mulai dari bibit, pupuk, peralatan, sampai hasil pertanian.

Hand tractor diberikan berdasarkan hasil survey kondisi di lapangan yang sebelumnya telah dilakukan Pertamina. 

"Hand tractor dipilih karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan traktor mesin yakni kontruksinya lebih sederhana, sehingga perawatan lebih mudah, biaya pemeliharaan pun lebih murah dibanding traktor roda empat. Selain itu, hand tractor juga dapat digunakan pada petak yang kecil ataupun petak yang berada di tengah sawah milik orang lain, penggunaannya pun lebih mudah, tidak memerlukan ketrampilan yang tinggi," jelas Roby.

Roby berharap, bantuan berupa program pemberdayaan ini hendaknya juga didukung dan diikuti dengan pengawasan pemerintah setempat agar bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat petani. 

"Sesuai dengan tujuan dari program CSR Pertamina, kami berharap program yang kami laksanakan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya selama program berlangsung, namun hingga para anggota dapat lebih mandiri dan mengembangkan kelompoknya," tambah Roby. 

Diketahui, selama tahun 2017, Pertamina MOR VII telah menyalurkan bantuan Program Bina Lingkungan (BL) di bidang Pertanian sebesar Rp1,6 milyar dari total penyaluran BL di wilayah Sulawesi sebesar Rp22,5 milyar.