Kamis, 15 Februari 2018 06:00 WITA

Imlek Identik dengan Corak Merah dan Kuning Keemasan, Ini Maknanya

Editor: Abu Asyraf
Imlek Identik dengan Corak Merah dan Kuning Keemasan, Ini Maknanya
Pernak pernik Imlek identik dengan warna merah.

RAKYATKU.COM - Kebudayaan Tionghoa memiliki banyak corak warna. Bukan hanya merah, kuning keemasan juga menjadi corak warna khas warga Tionghoa.

Perayaan tahun baru Imlek biasanya ditandai dengan nuansa warna merah. Mulai dari pernak-pernik untuk hiasan rumah sampai dekorasi hotel, bahkan pusat perbelanjaan semua didominasi dengan dekorasi merah.

Pengamat mode dan gaya hidup, Sonny Muchlison mengatakan warna merah bagi orang Tionghoa melambangkan kemakmuran. Filosofinya, orang Tionghoa berharap agar kemakmuran akan selalu menyertai kehidupan mereka sepanjang tahun.

Sedangkan dari The World of Chinese mengungkapkan bahwa warna merah melambangkan antusiasme, semangat, dan keberuntungan. Bukan hanya merah, kuning keemasan juga menjadi warna khas warga Tionghoa. Warna emas bermakna keagungan. Dahulu, emas adalah warna baju kebesaran yang sering dikenakan para kaisar.

Warna merah berarti keberuntungan atau keselamatan untuk tahun baru. Demikian ditulis dalam buku "Encountering Chinese: A Modern Country, An Ancient Culture". Sedangkan warna kuning keemasan dalam kebudayaan China melambangkan kehangatan, kemakmuran, kesejahteraan, kekayaan dan kebahagiaan. Demikian dikutip dari antara.

Literatur lokal menambahkan pakaian dan atribut berwarna merah dalam kebudayaan Tionghoa, khususnya pada perayaan Imlek. Selain melambangkan kekuasaan, vitalitas dan kebahagiaan, juga bertujuan mengusir kekuatan atau energi negatif di tahun yang baru.

Warga Tionghoa juga menempelkan slogan atau puisi disertai gambar di depan pintu yang juga dicetak dalam warna merah. Maksudnya untuk mengadang kekuatan jahat agar tidak masuk ke rumah yang bersangkutan. Di China bagian utara, termasuk Beijing, warga juga menempelkan kreasi guntingan kertas berwarna merah berbentuk hewan atau tanaman, yang melambangkan segala harapan baik di tahun baru.

Tak hanya itu, warna merah juga digunakan untuk lampion atau lentera yang digantungkan di beranda rumah, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, toko, pasar dan lainnya. Bahkan amplop berisi uang yang diberikan orang tua atau yang dituakan kepada anak atau yang lebih muda, juga berwarna merah.

Amplop merah berisi uang melambangkan harapan orang tua atau yang dituakan agar anak atau kerabat yang lebih muda mendapat keberuntungan, kemakmuran dan kebahagiaan di tahun baru. Warna kuning keemasan atau oranye juga banyak digunakan dalam perayaan Imlek yang melambangkan kehangatan, dan kegembiraan.

Contohnya jeruk yang merupakan salah satu buah wajib dalam perayaan Imlek. Tuan rumah akan menyuguhkan jeruk kepada keluarga, kerabat, kolega atau teman yang berkunjung, sebagai tanda ucapan selamat datang disertai rasa persaudaraan yang penuh kehangatan.

Tags