Rabu, 14 Februari 2018 21:04 WITA

Triwulan II 2018, Pegadaian Luncurkan Produk Gadai Tanah

Editor: Nur Hidayat Said
Triwulan II 2018, Pegadaian Luncurkan Produk Gadai Tanah
Direktur TI & Keuangan PT (Persero) Pegadaian Pusat, Teguh Wahyono,

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Pegadaian (Persero) akan meluncurkan produk gadai tanah pada triwulan II 2018. Produk ini guna memanfaatkan program sertifikasi tanah oleh pemerintah pusat.

Direktur TI & Keuangan PT (Persero) Pegadaian Pusat, Teguh Wahyono, berujar produk gadai tanah ini adalah sertifikat tanah Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang bisa diuangkan, tanpa memberatkan masyarakat.

"Karena kalau lewat non Pegadaian masyarakat akan bayar biaya notaris cukup mahal. Tapi kalau lewat Pegadaian akan cukup murah, karena kita bisa online dengan BPN, jadi orang bayar tidak lebih dari Rp 50 ribu," kata Teguh, Kamis (14/2/2018).

Peluncuran produk ini masih dalam proses permintaan persetujuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta dari pihak Otoritas Jasa keuangan (OJK). "Mudah-mudahan triwulan II (2018) sudah bisa jalan," ucap Teguh.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bila ada masalah dengan pinjaman tersebut, Pegadaian tidak akan menarik tanah yang telah digadai. Sebab, kemungkinan besar tanah tersebut akan dipakai untuk disewakan kepada pihak lain.

Menurut Teguh, potensi produk gadai tanah di Sulawesi cukup besar, tidak terkecuali di Sulawesi Selatan. Untuk itu, pihaknya akan blusukan ke desa-desa, utamanya yang telah mendapatkan program Prona.

"Prinsipnya, kita mau bantu petani untuk mendapatkan dana yang lebih murah dan mudah. Program ini upaya Pegadaian untuk terus memajukan segmen ekonomi mikro di Indonesia," ucapnya.