Kamis, 08 Februari 2018 15:18 WITA

Standard Chartered Bank Gelar Seminar WoW di Makassar

Editor: Andi Chaerul Fadli
Standard Chartered Bank Gelar Seminar WoW di Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Standard Chartered Bank menggelar seminar keuangan Wealth on Wealth (WoW) yang dihadiri ratusan nasabah prioritas. Seminar ini digelar di Fourpoints Hotel by Sheraton, Makassar, Kamis (8/2/2018).

Seminar ini pertama kali digelar di Makassar dan dihadiri sejumlah petinggi Sandard Chartered Bank, di antaranya, Executive Director & Head, Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia Bambang Simarno, Chief Economist, Standard Chartered Bank Indonesia, Aldian Taloputra, Head of Managed Investment Products Standard Chartered Bank, Yuliud Ardi dwn Head of Bancassurance Standard Chartered Bank, Jessica Liebie. 

Seminar dengan topik utama Indonesia 2018: Building Upon a Strong Base ini diikuti 2.500 nasabah dari Makassar, Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Medan. Pemateri dan nasabah mendiskusikan berbagai peluang dan tantangan berinvestasi di tengah momentum pertumbuhan ekonomi nasional, regional, global di sepanjang tahun ini.

Chirf Economis Standard Chartered Bank, Aldian Taloputra  mengatakan, penyelenggaraan seminar WoW kali ini menandai tahun ke-14 komitmen Bank yang secara konsisten berbagi pandangan bagi nasabah untuk memandu mereka dalam berinvestasi. Seiring dengan dinamika pasar finansial global yang juga membawa pengaruh terhadap situasi ekonomi nasional. 

"Tahun ini merupakan tahun yang menarik, dimana keputusan finansial dan berinvestasi akan seringkali dipengaruhi nuansa politik – mengingat adanya Pilkada dan musim Pemilu yang segera berlangsung," katanya.

"Namun dengan fundamental yang kuat, kami yakin PDB nasional di tahun ini akan terus bertumbuh dengan didorong oleh konsumsi swasta dan investasi. Dengan melihat peluang dan landasan yang kuat tersebut, kami terus mencari solusi untuk dapat memenuhi kebutuhan berinvestasi bagi nasabah melalui produk-produk inovatif bank,"  lanjutnya.

Aldian Taloputra, Chief Economist, Standard Chartered Bank Indonesia mengatakan, di tahun 2018, pihaknya percaya pertumbuhan PDB didorong oleh beberapa faktor. 

"Pertama, kami berpandangan pengeluaran fiskal kemungkinan akan tetap ekspansif. Dengan target defisit anggaran yang cukup konservatif yaitu 2,2 persen dari PDB. Kami percaya bahwa pemerintah memiliki ruang untuk meningkatkan pengeluaran sejalan dengan membaiknya prospek penerimaan pajak," katanya.

Kedua pihaknya mengharapkan konsumsi swasta relatif stabil di tahun ini yang didukung oleh tersedianya lapangan pekerjaan, inflasi yang terkendali, dan terjaganya stabilitas keuangan. Lalu, kami percaya investasi swasta, baik domestik maupun asing, akan mampu meningkat di tengah membaiknya keseluruhan iklim ekonomi.

"Negara juga tengah membuat reformasi ekonomi yang mampu mendorong investasi dan meningkatkan peran sektor swasta. Hal ini tercermin dalam naiknya peringkat Indonesia dalam survei Ease of Doing Business oleh bank dunia di tahun lalu.”

Bambang Simarno menambahkan, Seminar WoW merupakan salah satu cerminan komitmen Standard Chartered  dimana nasabah menjadi prioritas utama Bank. Melalui platform WoW, pihaknya berkomitmen untuk memandu nasabah atas pilihan-pilihan investasi mereka.

"Tentu dengan didasari pemahaman atas pasar ekonomi global, regional dan nasional serta dinamika perubahan prioritas keuangan setiap tahun sesuai kebutuhan nasabah di tiap tahapan kehidupan,” katanya.