Jumat, 02 Februari 2018 12:20 WITA

Januari 2018, Inflasi Sulsel 0,81 Persen

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Januari 2018, Inflasi Sulsel 0,81 Persen

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pada hasil Survei Harga Konsumen yang  dilakukan oleh BPS Provinsi Sulawesi Selatan pada pasar tradisional dan pasar modern di 5 kota, terjadi inflasi sebesar 0,81 persen pada Januari 2018.

Lima kota yang menjadi acuan Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare dan Palopo. Berdasarkan penghitungan tersebut terjadi IHK dari 131,29 pada Desember 2017, meningkat menjadi 132,35 pada Januari 2018. 

Sementara itu, secara akumulatif, tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 4,11 persen. 

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam mengatakan, terjadinya inflasi Januari 2018 disebabkan oleh naiknya harga pada lima kelompok  pengeluaran. 

"Kenaikan ini  ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan sebesar 2,63 persen; 
kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,34 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,45 persen; kelompok sandang sebesar 0,18 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,21  persen," paparnya.

Sementara itu, beberapa kelompok juga tetap mengalami penurunan, seperti  kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga turun sebesar 0,01 persen dan kelompok  transpor, komunikasi dan jasa keuangan turun sebesar 0,09 persen. 

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2018 antara lain, beras, cabai rawit, upah tukang bukan mandor, tomat buah, dagingr ayam ras,ikan layang, tomat sayur, kacang panjang, ikan kembung/gembung dan rokok kretek filter," tambahnya 

Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga adalah, angkutan udara, telur ayam ras, daging sapi, bahan bakar rumah tangga, apel, kol putik/kubis, anggur,gula pasir, ayam hidup dan jeruk. 

Sementara Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada Januari 2018, yaitu, kelompok bahan makanan sebesar 0,6477 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,0543 persen; 
kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,1049 persen; kelompok sandang sebesar 0,0138 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,0085 persen; sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga turun sebesar 0,0008 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,0180 persen.

Hikmah