Selasa, 30 Januari 2018 17:43 WITA

Pertumbuhan Kredit Sulsel Lampaui Nasional

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pertumbuhan Kredit Sulsel Lampaui Nasional

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Regional 6 Sulampua, menggelar pertemuan tahunan dengan sejumlah stake holder, pemerintah maupun pelaku industri perbankan.

Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Singgasana, Selasa (30/1/2018) hari ini, Kepala OJK Regional 6, Zulmi, memaparkan perkembangan terkini kinerja industri jasa keuangan di Sulawesi Selatan yang kembali mencatatkan pertumbuhan yang mengembirakan dengan tingkat risiko yang terkendali pada tahun 2017. 

Zulmi menjelaskan, total aset perbankan di Sulawesi Selatan tahun 2017 tumbuh 7,21 persen dengan nominal mencapai Rp142,08 trilliun, Dana Pihak Ketiga tumbuh 6,05 persen menjadi Rp93,29 trilliun, sedangkan penyaluran kredit tumbuh 9,38 persen dengan nominal Rp118,09 trilliun. 

Pertumbuhan kredit Sulawesi Selatan tersebut melebihi pertumbuhan kredit nasional 8,35 persen. Bahkan, pertumbuhan kredit double digit 16,33 persen berhasil dicapai oleh industri Bank Perkreditan Rakyat. Adapun secara agregat, total penyaluran kredit sektor jasa keuangan yang mencakup perbankan, perusahaan pembiayaan, dan pergadaian di Sulawesi Selatan telah mencapai Rp133,36 triliun.

“Kinerja intermediasi perbankan di Sulawesi Selatan juga tercatat terjaga pada level yang tinggi dengan indikator Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 125,64 persen, lebih tinggi dari LDR perbankan secara nasional 89,56 persen," ujar Zulmi.

Dia melanjutkan, hal tersebut menunjukkan permintaan kredit di Sulawesi Selatan sangat tinggi, bahkan telah menggunakan dana dari perbankan di luar Sulawesi Selatan.

"Di samping itu, risiko kredit tetap terkendali dengan rasio NPL gross sebesar 3,40 persen persen, masih di bawah ambang batas 5 persen,” ujar Zulmi.

Tags