Rabu, 03 Januari 2018 08:57 WITA

Ini Penyebab Inflasi di Sulsel 2017

Editor: Adil Patawai Anar
Ini Penyebab Inflasi di Sulsel 2017

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan,  laju inflasi di Sulsel selama Januari-Desember terjaga di angka 4,4 persen. Sesuai dengan prediksi bank Indonesia  angka tersebut  masih merupakan angka aman,  di mana BI sebelumnya menargetkan inflasi berada pada kisaran 3-5 persen.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam mengatakan, terjadinya inflasi di Sulsel pada Desember 2017 disebabkan oleh naiknya harga pada semua kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan sebesar 2,59 persen,  kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,17 persen) kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0.63 persen),  kelompok sandang sebesar (1,31 persen).
Kelompok kesehatan ikut menyumbang sebesar 0,63 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,07 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,62 persen.

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2017 antara Iain, ikan bandeng, emas perhiasan, angkutan udara, beras, telur ayam ras, bahan bakar rumah tangga, cabe rawit, ikan teri basah, tomat sayur dan bawang merah," kata Nursam.