Jumat, 15 Desember 2017 18:16 WITA

Konsumsi LPG Naik Drastis di Sulawesi Saat Natal dan Tahun Baru

Editor: Andi Chaerul Fadli
Konsumsi LPG Naik Drastis di Sulawesi Saat Natal dan Tahun Baru

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi memprediksi adanya kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas selama masa Natal dan tahun baru. Konsumsi BBM tertinggi diprediksi terjadi pada 24 dan 31 Desember 2017.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Roby Hervindo mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan itu, Pertamina akan menyiapkan penambahan stok LPG Public Service Obligation (PSO/subsidi) bagi masyarakat miskin sebesar 1.606 metrik ton atau 535.360 tabung. Dan LPG Non PSO sebesar 354 metrik ton atau sebanyak 29.482 Tabung.

Rata-rata realisasi harian LPG PSO selama masa satgas diprediksi naik 11 persen dibanding realisasi harian normal, dan naik 30 perwen dibanding tahun 2016," jelasnya.

Dia melanjutkan, pada 24 Desember 2017 konsumsi diprediksi turun 64 persen atau sebesar 487 metrik ton dibandingkan harian normal. Dan akan naik kembali 2 persen atau sebesar 1.414 Metrik Ton pada 30 Desember 2017. 

"Konsumsi tertinggi diestimasi terjadi pada H+6 Tahun Baru 2016 yakni sebesar 1.500 Metrik Ton atau naik 12 persen," kata dia.

Di sisi lain, konsumsi LPG Non PSO diperkirakan naik 27 persen dibanding harian normal, meningkat 42 persen dibanding 2016 karena penetrasi varian baru Bright Gas. 

Pada H-1 Natal 2017, konsumsi diprediksi turun 19 persen atau sebesar 78 Metrik Ton dibandingkan harian normal. Dan akan naik kembali pada H-2 Tahun Baru sebesar 17 persen atau 113 Metrik Ton. 

"Konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada pasca tahun baru yakni H+3 Tahun Baru 2018 sebesar 40 persen atau 135 Metrik Ton," jelasnya.