Selasa, 12 Desember 2017 09:18 WITA

Kemendag Periksa Produk Melanggar, Mayoritas dari China

Editor: Almaliki
Kemendag Periksa Produk Melanggar, Mayoritas dari China
Ilustrasi pasar

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Produk yang beredar di seluruh pasar Indonesia sepanjang 2017, telah dirilis Kementerian Perdagangan. Isinya, 171 produk atau 29,4 persen yang tidak sesuai ketentuan.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen Kemendag, Syahrul Mamma. Pihaknya memang mengawasi 582 kategori produk yang beredar.

Rinciannya, dari 171 produk, 47 jenis belum bersertifikat SNI, 68 produk tak berlabel bahasa Indonesia, dan 58 jenis produk yang tidak dilengkapi dengan buku manual dan kartu garansi bagi produk telematika dan elektronika.

“Produknya lebih banyak impor, mayoritas dari Tiongkok,” kata Syahrul, belum lama ini, dilansir dari KataData.

Dikatakan juga kalau kebijakan deregulasi yang dilakukan pemerintah, mengakibatkan produk luar negeri mudah masuk ke Indonesia. "Oleh karena itu, selain pengawasan, kegiatan pembinaan dan sosialisasi perlu dilakukan, agar pelaku usaha paham tentang peredaran produk."

Lebih jauhm pihaknya telah mengeluarkan 100 surat teguran pada para pelanggar. Sanksinya adalah pencabutan Nomor Registrasi Produk (NRP) dalam negeri dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB), jika tak patuhi SNI.

“Kami tarik barangnya dari pasar bila tidak SNI. Importir dan pedagang juga kami periksa,” jelasnya. Bukan hanya itu, produk yang tidak menenuhi ketentuan label dan manual kartu garansi juga akan ditarik dari peredaran.