Selasa, 21 November 2017 21:27 WITA

BI Kembangkan UMKM Untuk Kendalikan Inflasi

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
BI Kembangkan UMKM Untuk Kendalikan Inflasi
Direktur Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari mengatakan, pengembangan UMKM oleh Bank Indonesia sebagai program pengendalian inflasi.

Yakni melalui pengembangan klaster berupa sekelompok UMKM yang beroperasi pada sektor/subsektor yang sama, atau merupakan konsentrasi perusahaan yang saling berhubungan dari hulu ke hilir dan fokus pada komoditas penyumbang inflasi.

"Beberapa inovasi dari klaster lima komoditas penyumbang inflasi volatile food, yakni klaster bawang putih, klaster sapi, klaster bawang merah, klaster cabai merah, dan klaster padi," ujarnya saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Ia menambahkan, BI telah mengembangkan 169 klaster yang meliputi 20 komoditas ketahanan pangan dan lainnya di 44 Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia. Menurut dia, klaster binaan BI memanfaatkan lahan seluas 6.298 hektare, menyerap 29.250 tenaga kerja, dan total pembiayaan sebesar Rp24,2 miliar.

"Sebagai upaya menumbuhkembangkan atau menciptakan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru secara berkelanjutan melalui optimalisasi sumber daya lokal, BI melakukan pengembangan UMKM unggulan dengan pendekatan ekonomi lokal," katanya.