Kamis, 16 November 2017 12:26 WITA

Anchor FP Gelar Workshop Kuliner Grand Demo di Makassar 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Anchor FP Gelar Workshop Kuliner Grand Demo di Makassar 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kota Makassar kini telah berkembang menjadi pusat kuliner di Indonesia. Hal ini tercermin dari meningkatnya permintaan konsumen akan makanan yang inovatif, bernutrisi, dan berkualitas tinggi. 

Hal ini tentunya menjadi peluang bagi foodservice professionals dalam menumbuhkan bisnis mereka. Untuk itu, Fonterrra Brands Indonesia, melalui bisnis foodservice Anchor Food Professionals menggelar Grand Demo di Grand Clarion Hotel Makassar,  hari ini, Kamis (16/11/2017)

Kegiatan  Grand Demo ini merupakan sebuah acara bergengsi yang melibatkan chef terkemuka seperti Ny Liem dan in-house Advisory Chef Anchor Food Professionals. 

Foodservice Director, Fonterra Brands Indonesia, Sigit Wijanarko mengatakan, industri makanan dan minuman nasional mencatat pertumbuhan sebesar 9,46 persen pada triwulan ketiga tahun 2017, sehingga memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.

Pertumbuhan ini menjadikan Makassar sebagai salah satu kota terkemuka untuk industri makanan dan minuman. Sebuah kota yang dikenal sebagai salah satu surga kuliner Indonesia, dengan sajian khas lokalnya namun juga menjadi daya tarik food enthusiast hingga selebriti untuk membuka bisnis kuliner. 

"Dikenal sebagai surga kuliner Indonesia dengan hidangan khas tradisionalnya, Makassar telah menjadi pusat kuliner baru di Indonesia, sangat adaptif dengan tren kuliner dan mampu berkreasi sesuai dengan selera konsumen. Hal ini sangat menjanjikan untuk produk olahan susu, yang menjadi bagian dari pola makan masyarakat Indonesia," katanya. 

Fonterra Brands Indonesia melihat potensi besar dalam bisnis foodservice Indonesia, terutama pelaku usaha kecil menengah di Makassar untuk berinovasi, beradaptasi dan mampu menghadapi tantangan pasar.

"Kami berkomitmen dalam mendukung industri ini dengan memberikan wawasan serta inovasi dan riset berkelas dunia. Dan karena inilah kami mengadakan Grand Demo untuk meraih peluang di Makassar dan berbagi pengalaman terbaik dan resep terkini dengan para profesional industri makanan dan minuman," katanya. 

Dalam workshop ini, para chef berbagi kreasi menu terbaru dengan menggunakan produkproduk Anchor. Chef Petrus Nugraha menyajikan Creamy Pasta Aglio dan Bread Lasagna Tuna Rica. Sedangkan Chef Yus Adriana, selaku Advisory Chef Pastry & Bakery Anchor Food Professionals, menunjukkan keahliannya dengan Crunchy Pineapple Cake, Butterstick, Passion Mousse, dan Kenari Tuille. 

Chef tamu, Ny Liem, beraksi dengan Cheese and Butter Cake, Cupcake Cream Cheese, Lapis Legit Keju Slice Anchor, Kastangels Telur Asin, dan Roti Goreng Paha Ayam Keju Anchor. 

Sigit mengatakan, dengan semakin kompetitifnya bisnis kuliner, para pemain industri makanan dan minuman  tertantang untuk lebih kreatif lagi dalam menciptakan resep dan bahan-bahan yang diperlukan, demi memenuhi selera konsumen yang cepat berubah serta bertahan dalam kompetisi kuliner.

"Melihat kedepannya, kami memprediksi sejumlah tren konsumen berdampak pada sektor makanan dan minuman di Indonesia, termasuk di Makassar. Hal pertama yang dinilai konsumen adalah mengenai kualitas dan premiumisasi mereka mengharapkan makanan dengan bahan dasar berkelas premium dan alami yang akan menghasilkan hidangan yang lebih segar, sehat, dan dengan tampilan menarik," jelasnya.  
 
Selain itu, dengan gaya hidup masyarakat saat ini yang erat dengan kesibukan, konsumen membutuhkan sesuatu yang cepat disajikan dan tetap termasuk dalam kategori makanan sehat dan berkualitas tinggi. Presentasi makanan juga merupakan tren lainnya yang akan mempengaruhi para pelaku industri untuk semakin kreatif karena konsumen Indonesia kini menginginkan pengalaman bersantap yang lengkap, termasuk kesan pertama pada penyajian, aroma, dan rasa. 

"Dengan tren ini, Anchor Food Professionals berharap dapat menyediakan informasi dan data yang sesuai dengan tujuan, serta memberikan solusi bagi foodservice professionals dalam mengadaptasi tren terbaru dan resep untuk meningkatkan performa bisnis mereka," tutup Sigit.

Berita Terkait