Selasa, 14 November 2017 10:08 WITA

Gara-gara Mesin, Petani di Sulsel Berkurang 76.000 Orang dalam Setahun

Editor: Andi Chaerul Fadli
Gara-gara Mesin, Petani di Sulsel Berkurang 76.000 Orang dalam Setahun

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jumlah petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) berkurang sebanyak 76.000 orang pada triwulan III 2017. Angka tersebut berkurang dari 1,468 juta pada Agustus 2017 menjadi 1,392 juta pada Agustus 2017.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pengurangan  jumlah petani tersebut disebabkan mekanisasi besar-besaran. 

"Di triwulan III  ini penggunaan Alat mesin pertanian (Alsintan) cukup masif. Hal ini membuat pekerjaan disektor pertanian lebih efektif dan efisien. Artinya semakin sedikit tenaga yang dibutuhkan tapi produksi terus meningkat, " kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, Senin (14/11/2017).

Nursam melanjutkan, kendati jumlah petani turun, produksi pertanian justru meningkat drastis. Selama triwulan III 2017, produksi tanaman pangan yang meliputi padi dan palawija naik sebesar 12,24 persen.

Produksi padi pada triwulan III 2017 mencapai 2,1 juta ton, meningkat dari produksi  triwulan II yang mencapai 1,4 juta ton.

"Hal ini mengidentifikasi  bahwa tidak ada alih fungsi lahan.  Hanya saja memang terjadi efisiensi tenaga dengan penggunaan Alsintan  tadi," jelasnya.