Senin, 23 Oktober 2017 08:39 WITA

BEI Makassar Jaring Investor Baru Lewat Event Investival 2017

Editor: Andi Chaerul Fadli
BEI Makassar Jaring Investor Baru Lewat Event Investival 2017
Kepala BEI Perwakilan Makassar Fahmin Amirullah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bursa Efek Indonesia (BEI)  bakal menggelar kampanye industri pasar modal di Makasar yang dikemas dalam event bertajuk Indonesia Investment Festival (Investival) 2017.

Investival 2017  merupakan salah satu manifestasi dari otoritas bursa dalam mendorong masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan pasar modal sebagai portofolio investasi.

Kepala BEI Perwakilan Makassar Fahmin Amirullah mengatakan penyelenggaraan Investival 2017 diharapkan  bisa menjaring investor-investor baru di Makassar sehingga ikut memperbesar indeks inklusi keuangan pada segmen pasar modal.

"Dalam kegiatan Investival, ada edukasi hingga talkshow konsultasi perencanaan keuangan serta investasi pasar modal untuk masyarakat sebagai calon investor. Terbuka untuk umum dan gratis," ujarnya, Senin (23/10/2017).

Sesuai dengan perencanaan, Investival 2017 di Makassar bakal berlangsung di Mall GTC Tanjung Bunga,  Kamis (26/10/2017) hingga Jumat (27/10/2017).  

Fahmin memaparkan, masyarakat Makassar maupun pengunjung festival berkesempatan mendapatkan informasi komprehensif terkait pasar modal sekaligus memungkinkan menjadi investor.

Adapun dalam festival itu akan diisi oleh perusahaan Sekuritas, Manajer Investasi, Perusahaan Tercatat, OJK, SRO. Serta sejumlah pendukung acara lainnya yang memudahkan pengunjung mengakses informasi hingga layanan produk investasi pasar modal.

"Melalaui pameran dan festival ini, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat jika berinvestasi saham itu relatif gampang dilakukan dan tidak membutuhkan modal besar," papar Fahmin.

Di sisi lain, pemanfaatan pasar modal sebagai instrumen investasi di Makassar terus mencatatkan tren pertumbuhan yang signifikan.

Hal tersebut tercermin dari grafik pertumbuhan investor ritel di Makassar yang naik hingga sekitar 35 persen secara year to date, di mana per kuartal III/2017 telah mencapai sekitar 8.500 pemegang sub rekening efek (SRE).

Selain itu, nilai transaksi bulanan secara kumulatif oleh investor pasar modal di Makassar telah menyentuh angka Rp800 miliar.

"Angka tersebut masih sangat memungkinkan meningkat lebih tinggi lagi, terlebih perekonomian daerah yang terus membaik. Namun rasio penduduk Makassar maupun Sulsel yang memanfaatkan pasar modal masih sangat kecil, ini yang terus kami dorong," ujar Fahmin.