Kamis, 19 Oktober 2017 14:56 WITA

Per Januari 2018, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10,04%

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Per Januari 2018, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10,04%
Sri Mulyani Indrawati.

RAKYATKU.COM - Mempertimbangkan aspek kesehatan dan untuk mencegah makin banyaknya peredaran rokok ilegal, pemerintah memutuskan akan menaikkan cukai rokok sebesar 10,04%, yang akan berlaku mulai 1 Januari 2018 mendatang.

Keputusan kenaikan cukai rokok itu disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati usai melakukan Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/10) siang. 

Sri Mulyani Indrawati mengatakan, selain kedua pertimbangan di atas, kenaikan cukai rokok per 1 Januari 2018 ini juga memperhatikan dampaknya terhadap kesempatan kerja, terutama kepada petani maupun buruh rokok, dan tentu juga penerimaan negara.

Kenaikan cukai sebesar 10,04 persen ini, lanjut Sri Mulyani, dibarengi juga dengan perubahan dari sisi pengelompokan, dimana komposisi dari masing-masing, antara rokok yang sifatnya adalah produksi mesin dengan produk tangan itu juga berbeda.

“Walaupun secara rata-rata (kenaikan) 10,04 tidak berarti bahwa semuanya tarifnya hanya naik 10,04. Ada yang naik lebih tinggi, ada yang naiknya lebih rendah,” kata Sri Mulyani dilansir laman Setkab.

Mengenai nasib petani tembakau yang kemungkinan terkena dampak dari kenaikan cukai rokok ini, Sri Mulyani Indrawati mengaku, Presiden telah mengarahkan agar Menko Perekonomian dan semua menteri mengeluarkan pemikiran ke depan, terutama kepada para petani tembakau agar dilakukan pemikiran supaya mereka mulai mempersiapkan pada penanaman produk-produk yang lainnya dalam jangka ke depan.

“Sehingga pada saat kita makin memenuhi masalah kesehatan maka mereka-mereka yang terkena dampaknya sudah mendapatkan dukungan bantuan dari pemerintah untuk bisa mendapatkan alternatif kegiatan dari penghasilan mereka,” tukasnya.

Tags