11 August 2017 10:24 WITA

Juni, Penyaluran Kredit UMKM di Sulsel Capai Rp34,3 Triliun 

Editor: Fathul Khair Akmal
Juni, Penyaluran Kredit UMKM di Sulsel Capai Rp34,3 Triliun 
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penyaluran Kredit UMKM di Sulsel pada periode Juni 2017, tercatat Rp34,3 triliun atau tumbuh 6,7 persen (yoy). 

Sementara itu, porsi terhadap total kredit perbankan mencapai 31,7 persen. Relatif stabil dibandingkan porsi Mei 2017 sebesar 31,8 persen. 

Pertumbuhan kredit UMKM didorong oleh kredit modal kerja yang tumbuh 11,7 persen (yoy). Sementara itu, pertumbuhan kredit investasi mulai membaik meskipun masih terkontraksi sebesar 3,8 persen (yoy). 

Kepala BI Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan, dilihat dari skala usaha, pertumbuhan kredit UMKM tertinggi dicatat oleh kredit mikro sebesar 9,0 persen, (yoy) dengan porsi terhadap kredit UMKM sebesar 28,6 persen. 

"Diikuti kredit menengah yang tumbuh 5,9 persen dengan porsi terhadap kredit UMKM sebesar 32,4 persen, dan kredit kecil tumbuh 5,7 persen dengan porsi terhadap kredit UMKM sebesar 39,1 persen," jelasnya.

Dia melanjutkan, berdasarkan lapangan usaha, kredit UMKM di Sulsel didominasi oleh kredit di lapangan usaha perdagangan besar dan eceran dengan porsi 59,1 persen diikuti lapangan usaha pertanian, perburuan, dan kehutanan sebesar 7,8 persen dan lapangan usaha industri pengolahan 5,9 persen. 

Pertumbuhan kredit UMKM secara persentase paling besar disalurkan pada lapangan usaha industri jasa kesehatan dan kegiatan sosial tumbuh 32,2 persen (yoy), diikuti lapangan usaha perikanan (sebesar 2,1 persen (yoy), dan pertanian, perburuan, dan kehutanan 26,4 persen.

Apabila dilihat secara spasial, kredit UMKM di Sulsel masih terpusat di Kota Makassar dengan porsi 51,3% persen diikuti Kota Parepare 7,5 persen, dan Kota Palopo 4,2 persen.

Tags
umkm