Sabtu, 05 Agustus 2017 09:55 WITA

Pekan Pertama Agustus, Harga Garam Masih Melambung

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Pekan Pertama Agustus, Harga Garam Masih Melambung
Daeng Sangging, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Tamalate.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Isu kelangkaan garam terus bergulir. Distributor hingga pedagang eceran di pasar tradisional mengaku sulit mendapatkan pasokan garam. Kalaupun ada, harganya juga ikut melambung. 

Daeng Sangging, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Tamalate mengatakan, saat ini harga garam dari distributor naik cukup tinggi. Dari biasanya Rp50 ribu per pak isi 50 bungkus, garam kasar 250 gram naik menjadi Rp67 ribu. Dan Rp65 ribu untuk garam halus. 

Kenaikan harga dari distributor tersebut membuat Daeg Sangging terpaksa menjual garamnya seharga Rp2 ribu per kemasan dari sebelumnya hanya seribu rupiah perkemasan 250 gram. Sementara itu untuk kemasan 1/2 kilogram, naik dari Rp2 ribu menjadi Rp3.500 perkemasan.

"Ada juga penjual yang jual Rp3.000 satu bungkus. Tergantung berapa dia dapatkan harga dari distributor. Baru pertengahan bulan Juli kemarin ini naik harga dari distributor," jelas Daeng Sangging.

Sementara itu, pedagang lainnya, Cia mengaku masih menjual garamnya dengan harga lama. Pasalnya, garam yang dijual merupakan stok lama yang dibeli sebelum harga garam tiba-tiba melambung.

"Masih seribu. Karena ini stok garam bulan Mei," katanya.

Tags