Selasa, 01 Agustus 2017 19:26 WITA

Sulsel Belum Pasti Kebagian Pertamax High Quality

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Sulsel Belum Pasti Kebagian Pertamax High Quality

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, mulai memroduksi bahan bakar minyak berstandar Euro 4. Pertamax High Quality ini diklaim lebih ramah lingkungan dengan kandungan sulfurnya maksimal sebesar 50 ppm (part per million).

Namun belum diketahui kapan pertamax yang dapat digunakan oleh kendaraan high end ini beredar di pasaran. Bahkan Pertamina MOR VII Makassar belum dapat memastikan produk ini akan masuk Makassar tahun ini.

Area Manager Communication & Relation Pertamina MOR VII Sulawesi, Hermansyah Nasroen mengatakan, belum dapat dipastikan apakan produk ini bakal didistribusikan ke MOR VII tahun ini. 

Pasalnya, kata dia, ada sejumlah pertimbangan sebelum manajemen melakukan pendistribusian. "Ada  banyak pertimbangannya. Misalnya kemampuan produksi kilang dan permintaan pasar. Apalagi produk ini baru diujicoba pasar," katanya, Selasa (1/8/2017). 

Seperti diketahui, Pertamax High Quality diproduksi RU IV di kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Yaitu Prime-G Unit dengan kapasitas 37,6 ribu barrel per stream day. Melalui proses penghilangan sulfur pada Selected Hydrogention Unit dan Hydrogen Desulfurization Unit. 

Komponen Pertamax High Quality terdiri atas RCC Naphtha 46 persen dan Platformate ex Platformer II 54 persen dengan kemampuan produksi 1.100 metric barrel per bulan. Kandungan sulfur maksimal 50 ppm pada Pertamax High Quality tersebut sudah sesuai dengan baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/-KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.