Rabu, 12 Juli 2017 23:51 WITA

Dekopin Bakal Jadikan BULo Percontohan Nasional

Editor: Trio Rimbawan
Dekopin Bakal Jadikan BULo Percontohan Nasional
Presiden RI Joko Widodo, Mentri Koprasi Puspayoga, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Ketua Dekopin Pusat, Nurdin Halid, Wali kOta Makassar , Moh Ramdhan Danny Pomanto di acara pembukaan Harkopnas ke 70 di Lapangan Karebosi , Rabu 12 Juli 2017

RAKYATKU. COM,MAKASSAR – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) akan menjadikan program Badan Usaha Lorong (BULo) sebagai percontohan produk koperasi baru di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ketua Dekopin Pusat, Nurdin Halid usai menggelar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 di Lapangan Karebosi, yang dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Rabu (12/7/2017).

 “Dekopin akan dijadikan model di seluruh Indonesia,” kata Nurdin Halid.

Menurut dia, program BULo yang digagas oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto merupakan usaha kebersamaan yang sangat luar biasa manfaatnya bagi masyarakat.

Apalagi, jika bunga kredit usaha rakyat (KUR) yang disampaikan Jokowi diperjuangkan turun hingga 7% di tahun 2018 mendatang.

 “Ini BULo adalah usaha rakyat yang sangat luar biasa. Nanti kita agunkan dengan KUR.

Dengan KUR 7% maka BULo akan semakin berkembang,” sebut Nurdin.

Untuk itu, sebagai wadah pengembangan BULo, Dekopin berencana akan membentuk Rumah Koperasi se-Sulsel dan utamanya di Makassar.

Rumah koperasi ini salah satunya yang akan mewadahi BULo. Nurdin mengaku program ini nantinya menjadi wadah pemasaran hasil produksi masyarakat di lorong-lorong.”Nanti ada wadah, kita siapkan pendamping untuk mendampingi mereka dalam menciptakan wadah pemasaran sehingga kalau produksi sudah ada pikirkan,” terangnya.

Lanjut Nurdin, keberadaan BULo saat ini diakui tidak begitu membutuhkan kredit karena pengembangan hanya membutuhkan semangat kegotongroyongan masyarakat.

 “Ini usaha hanya menaman cabai dan sayur mayor. Tapi hasilnya itu sangat luar biasa untuk masyarakat, baik untuk meningkatkan pendapatan atau lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan,” pungkasnya.
 

Tags

Berita Terkait