Jumat, 20 Mei 2016 23:59 WITA

Tarik Kapal Besar Masuk Makassar, Pelindo Bangun Pelabuhan Kelas Dunia

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Wiwi Amaluddin
Tarik Kapal Besar Masuk Makassar, Pelindo Bangun Pelabuhan Kelas Dunia
Direktur Fasilitas dan Peralatan PT Pelindo IV, Susantono, dalam temu media terkait proyek MNP yang berlangsung Kantor Pelindo IV, Jumat (20/5/2016).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Proyek Pembangunan Makassar New Port dan modernisasi peralatan bongkar muat peti kemas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero), akhirnya berstatus jelas.

Proyek berlokasi di perairan sekitar Galangan Kapal, kota Makassar ini, akan dibangun dengan kedalaman minus 16 meter dan luas lapangan kurang lebih 30 hektare. Ini disampaikan Direktur Fasilitas dan Peralatan PT Pelindo IV, Susantono, dalam temu media terkait proyek MNP yang berlangsung Kantor Pelindo IV, Jumat (20/5/2016).

Menurutnya, kedalaman minus 16 meter dirancang khusus untuk kapal peti kemas yang berkapasitas hingga 3200 ton. Selain itu, kedalaman tersebut juga ditetapkan dalam aturan pemerintah terkait standarisasi kedalaman kolam seluruh pelabuhan di Indonesia.

"Dengan kedalaman tersebut, kapal-kapal dari Singapura terus ke Kali Baru, Jakarta, bisa langsung menuju Makassar,"kata Susantono.

Selama ini, lanjutnya, kapal besar dari sejumlah negara tidak masuk ke Pelabuhan Makassar, lantaran kedalaman pelabuhan Makassar hanya di bawah 12 meter, sedangkan untuk bersandar, kapal membutuhkan kedalaman minus 16 meter.

Olehnya, agar kapal besar dari sejumlah negara bisa ditarik masuk ke pelabuhan Makassar, maka perseroan ini akan fokus pada pembangunan proyek MNP yang didesain sesuai standarisasi pelabuhan internasional. 

Loading...

Tujuannya, agar kapal dari Hongkong, Singapura, dan lainnya tidak perlu lagi berganti kapal untuk masuk Pelabuhan Makassar.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung kepada Rakyatku.com mengungkapkan bahwa pembangunan MNP dimaksudkan untuk memindahkan sebagian kegiatan yang ada di Pelabuhan Makassar eksisting agar efektivitas bongkar muat barang dapat lebih meningkat.

Keberadaan MNP juga akan menopang pertumbuhan ekonomi provinsi Sulawesi Selatan secara luas dan Indonesia secara umum. Selain itu, MNP juga merupakan program nasional poros maritime yang lebih dikenal dengan tol laut.

Secara fisik MNP diwujudkan dalam beberapa tahap. Yang dilaksanakan saat ini adalah untuk tahap I a yang meliputi pembangunan jalan sisi darat dilanjutkan sisi laut. Sebagaimana diketahui tahap I a meliputi pembangunan jalan, dermaga sepanjang 320 meter, dengan kedalaman -14 mLWS, lapangan kontainer (container yard) seluas 16Ha, dilengkapi peralatan berupa 3 Unit CC, 9 unit RTG, head truck dan chassis, power plan dan pendukung dari sisi IT.

Kapasitas terpasang utnuk pelabuhan ini nantinya sebesar 500.000 TeUS. PP selaku kontraktor fisik terus menggenjot pembangunan di lokasi proyek. Secara umum, sinergi antar BUMN dan Pemerintah, baik tingkat provinsi maupun kota, berjalan dengan sangat baik untuk mewujudkan Makassar New Port yang ditargetkan selesai untuk tahap Ia dan siap beroperasi pada awal 2018.

Loading...
Loading...