Rabu, 28 Juni 2017 16:11 WITA

KPR Diperkirakan Membaik di Triwulan III

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
KPR Diperkirakan Membaik di Triwulan III
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pembiayaan properti tumbuh lesu terhitung Januari hingga Mei 2017. Sementara itu, perbankan masih menunggu pemulihan kondisi di sektor properti yang diproyeksi akan melaju baik di kuartal ke-III tahun ini.

Vice President Consumer Banking BNI Wilayah Makassar, Hadi Santoso mengatakan KPR untuk segmen menengah ke atas, Mei 2017 hingga saat ini tengah lesu. Jika di periode yang sama tahun lalu, sudah terealisasi sebesar Rp20 miliar, saat ini masih dikisaran Rp5 miliar.

“Tapi ini sifatnya sementara saja. Apalagi masih musim pelunasan,” kata Hadi.

Hadi menjelaskan, untuk pembiayaan rumah subsidi skema FLPP juga tergerus. Jika tahun lalu di periode yang sama sudah mencapai Rp100 miliar hingga 150 miliar perbulan, sekarang rerata sisa Rp60 miliar perbulan.

“Rp60 miliar itu yang komersial dan FLPP pembiayaan perbulan saat ini. Dulu sampai Rp100 miliar hingga Rp150 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, FLPP ini banyak di daerah di luar Makassar seperti di daerah Kabupaten Gowa, Parepare dan Bulukumba. Wilayah tersebut jadi objek ekspansi rumah subsidi. “Marketnya (FLPP) banyak disana. Makassar tidak banyak. Banyak yang komersial di sini,” tuturnya.

Untuk wilayah Sulsel sendiri, lebih banyak ditopang oleh sektor konstruksi kemudian sektor pertanian. Sektor pertanian pun lagi lesu diakibatkan harga komoditi yang belum stabil.

“Harga komoditi pertanian juga lagi turun. Ini akan mempengaruhi daya beli masyarakat. Kalau itu semua pulih bisa berefek ke sektor lainnya,” tambahnya.

Sedangkan sektor propertinya sedang ‘tiarap’ dan diperkirakan akan bangkit pada triwulan ke-III. “Kita tinggal tunggu waktu. ‘wait and see’. Semester depan semua akan bergairah, termasuk segmen menengah ke atas,” tukasnya.

Tags