16 June 2017 11:48 WITA

Begini Tren Perputaran Titip Gadai di PT Pegadaian 

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Begini Tren Perputaran Titip Gadai di PT Pegadaian 
Dok.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri membuat masyarakat mencari alternatif pembiayaan secara mudah dan cepat. Salah satu yang gemar dipilih masyarakat adalah menggadaikan barang-barang bernilai tinggi kepada perusahaan PT Pegadaian (Persero).

Manajer Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani mengatakan, tren gadai menjelang puasa dan Lebaran 2017 cenderung meningkat 11,05 persen.

"Tahun 2017 Pegadaian menyalurkan pinjaman gadai pada Januari sebesar Rp 9,8 triliun, Februari Rp 9,5 triliun, Maret Rp 10,5 triliun, April Rp 9,5 triliun, dan Mei Rp 10,5 triliun. Dari data, kenaikan dari April ke Mei sekitar 11,05 persen," kata Basuki.

Basuki menambahkan, sebesar 95,9 persen barang jaminan yang digadaikan masyarakat berupa emas.

"Kebanyakan untuk keperluan lebaran baik yang bersifat konsumtif maupun produktif. Yang produktif untuk penambahan modal usaha yang marak di bulan puasa misalnya di sektor pangan dan sandang," jelasnya.

Menurutnya, pada H-12 sampai H-2 Lebaran akan terjadi tren kenaikan tebusan dari masyarakat yang menggadaikan barangnya di Pegadaian, hal itu berbanding terbalik jika dibandingkan dengan awal puasa.

"Biasanya H-12 sampai H-2 justru terjadi peningkatan penebusan. Penyaluran pinjaman justru mengalami penurunan dan biasanya kembali meningkat setelah Lebaran," jelasnya.

Hal itu terjadi akibat, masyarakat sudah mendapatkan hasil usaha selama bulan Ramadan hingga telah memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR).

"Alasan meningkatnya tebusan, nasabah yang menggunakan dana untuk usaha sudah mendapatkan penghasilan untuk menebus. Karyawan swasta mendapatkan THR, Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pensiunan dapat gaji ke-13," ungkap Basuki.

Dan yang terakhir, masyarakat yang mengambil perhiasan untuk dipakai saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.