15 June 2017 09:34 WITA

Permintaan Gas Elpiji Selama Ramadan Lampaui Prediksi Pertamina

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Permintaan Gas Elpiji Selama Ramadan Lampaui Prediksi Pertamina

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Saat Ramadan, kebutuhan gas di Sulawesi Selatan cukup besar jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya. General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Joko Pitoyo mengungkapkan, permintaan gas elpiji sepanjang Ramadan telah melampaui prediksi pihak Pertamina.

"Semula diprediksi ada kenaikan permintaan sekitar enam persen, sehingga stok yang disediakan disesuaikan. Namun setelah berjalan, ternyata realisasi penyaluran gas elpiji itu sudah melampaui prediksi kami," kata Joko, Kamis (15/6/2017)

Ia mengatakan, tingginya permintaan gas elpiji tersebut sudah diantispasi dengan penyediaan stok yang lebih banyak dibandingkan konsumsi normal, yakni 17.926 metrik ton per bulan.

Diketahui, permintaan gas elpiji meningkat 10 persen dari kebutuhan normal menjadi 19.730 metrik ton pada Mei lalu. Jumlah ini kembali meningkat 15 persen pada Juni, yakni mencapai 20.360 metrik ton. Jumlah ini melampaui prediksi pertamina yang memperkirakan kenaikan hanya mencapai enam persen.

Disamping itu, Guna mengantisipasi ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) termasuk gas elpiji, pihaknya juga telah membentuk Tim Satgas, yang bertugas pada 10 Juni hingga 11 Juli 2017.

Tim Satgas tersebut bertugas melaporkan stok dan kondisi operasional suplai dan distribusi BBM maupun gas elpiji. Sehingga pelayanan penyaluran BBM dan gas elpiji berjalan lancar. 

"Karena itu, kami yakin Insha Allah untuk pemenuhan gas elpiji ini tidak akan ada gejolak," kata Joko. 

Sementara sebagai bentuk apresiasi pada konsumen Pertamina sepanjang bulan Ramadan, bagi yang mampu menghafal satu juz Al-Qur`an akan mendapatkan BBM jenis Pertalite sebanyak dua liter.