03 June 2017 10:31 WITA

NTP Sulsel Naik, Petani Kian Sejahtera

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
NTP Sulsel Naik, Petani Kian Sejahtera

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada Mei 2017 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi  Selatan, NTP di Sulsel secara umum mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen dibandingkan bulan sebelumnya. NTP Bulan April 2017 sebesar 100,11 naik menjadi 100,41 pada Bulan Mei 2017. 

"Kenaikan tersebut disebabkan karena kenaikan yang terjadi pada indeks yang diterima petani (IT) lebih tingggi dibandingkan dengan kenaikan pada indeks yang dibayarkan petani (ib). Kenaikan IT sebesar 0,49 persen sedangkan kenaikan IB sebesar 0,19 persen," kata kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, Sabtu (3/6/2017).

Nursam melanjutkan, Nilai Tukar Petani (NTP) yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani (IT) terhadap indeks harga yang dibayar petani (IB), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. 

"Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani," Nursam Salam.

Kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP), disebabkan oleh naiknya indeks yang diterima petani (IT). Penyebab naiknya indeks yang diterima petani (IT) adalah naiknya indeks pada tiga sub sektor. Kenaikan indeks terjadi pada subsektor tanaman pangan sebesar 1,36 persen; subsektor peternakan sebesar 1,08 persen dan subsektor perikanan dengan kenaikan indeks yang diterima petani sebesar 0,63 persen.

Indeks yang dibayar petani (IB) juga mengalami kenaikan, tetapi kenaikan yang terjadi tidak sebesar indeks yang diterima petani (IT). Kenaikan Bb terjadi pada seluruh subsektor. 

Kenaikan tertinggi terjadi pada subsektor Tanaman Pangan dan subsektor Tanaman 
Hortikultura dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,21 persen.


 

Tags