Jumat, 02 Juni 2017 19:03 WITA

Triwulan 1, Danamon Buku Laba Rp1 Triliun

Penulis: Nurhikmah
Editor: Adil Patawai Anar
Triwulan 1, Danamon Buku Laba Rp1 Triliun

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon) mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal I tahun 2017, Jumat (2/6/2017). Danamon membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp1 triliun di kuartal pertama tahun 2017, atau tumbuh 29 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. 

Regional Head Bank Danamon Wilayah Sulawesi Maluku Papua, Hengky Tanring  menjelaskan, peningkatan ini didorong oleh sejumlah faktor. Pertama, pendapatan bunga bersih tumbuh 5 persen menjadi Rp3,5 trilliun karena turunnya biaya dana. 

"Rasio biaya terhadap pendapatan (cost to income ratio) tercatat membaik, yaitu sebesar 47,5 persen dibandingkan 48,3 persen pada setahun sebelumnya," katanya

Sementara itu, pada saat yang sama, kualitas aset yang membaik menghasilkan penurunan 26 persen pada biaya kredit menjadi Rp831 miliar.

"Fokus Bank untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan melalui berbagai inisiatif transformasi terus menunjukkan hasil positif. Selain membukukan kinerja keuangan yang baik, Bank juga meraih beberapa penghargaan pada kuartal pertama, termasuk menjadi peringkat satu dalam survei kepuasan nasabah perbankan yang dilaksanakan oleh Infobank dan Institute of Service Management Studies," katanya.


Bank Danamon juga membukukan pertumbuhan pada segmen Enterprise, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Mortgage. Portofolio Enterprise, terdiri dari perbankan korporasi, komersial dan institusi keuangan, tumbuh 9 persen menjadi Rp36 triliun. Kredit pada segmen UKM tumbuh 13 persen menjadi Rp 26,1 triliun. Secara bersamaan, kredit Mortgage tumbuh 25 persen menjadi Rp4,7 triliun.

loading...

Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 4 persen menjadi Rp117 triliun pada akhir kuartal I tahun 2017 dibandingkan setahun sebelumnya. 

Rasio CASA Membaik

Sejalan dengan target yang ditetapkan Manajemen untuk rasio kredit terhadap total pendanaan atau LFR sebesar 92 - 94 persen, Danamon mengurangi kebutuhan atas pendanaan. Dana Pihak Ketiga turun 9,3 persen secara year-on-year menjadi Rp100,7 triliun melalui pelepasan dana mahal Deposito. Sementara rasio Giro dan Tabungan (CASA) tumbuh menjadi 45 persen dari 41 persen pada setahun sebelumnya.

Rasio loan-to-funding dan permodalan dinyatakan sehat. Rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) berada pada posisi 92,8 persen dibandingkan dengan 90,2 persen setahun sebelumnya. Loan-to-funding ratio Danamon masih di bawah batas yang ditetapkan Bank Indonesia. Meskipun likuiditas yang ketat pada sistem perbankan pada umumnya, Danamon menjaga tingkat LFR pada level yang ditargetkan.

"Rasio kecukupan modal Danamon atau Capital adequacy ratio (CAR) konsolidasian berada pada posisi 21,8 persen, sementara CAR bank only berada pada 23,2 persen," ujarnya.

Loading...
Loading...