Jumat, 02 Juni 2017 15:00 WITA

Penyaluran KUR Sektor Pertanian Meningkat

Penulis: Nurhikmah
Editor: Fathul Khair Akmal
Penyaluran KUR Sektor Pertanian Meningkat

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel, di posisi April 2017 menunjukkan tren berbeda. Kendati masih didominasi sektor perdagangan sebesar 51,81 persen. Namun, pangsanya menurun dan sektor pertanian, perburuan dan kehutanan justru merangkak naik.

Berdasarkan data Otoritas  Jasa Keuangan (OJK), Sulawesi Maluku, dan Papua (Sulampua), kontribusi sektor perdagangan besar dan eceran mulai tergerus.

Maret 2017 tercatat 60,71 persen, sedangkan April turun menjadi 51,81 persen. Sementara itu, sektor pertanian yang pangsanya semakin meningkat. Pada Maret 24,91 persen  menjadi 27,97 persen di April 2017.

Adapun realisasi KUR skim 9 pereen sampai dengan April 2017 sebesar Rp1,82 triliun dari target KUR sepanjang tahun ini sebesar Rp5,28 triliun. Realisasi KUR itu dinikmati oleh 69.089 UMKM.

Kepala OJK Sulampua mengatakan, realisasi tersebut sejalan dengan konsentrasi program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulawesi Selatan yang fokus menumbuhkan sektor pertanian. TPAKD ini menjadi media untuk menggenjot realisasi akses kredit kepada pelaku usaha, khususnya kepada pelaku usaha binaan pemerintah daerah.

“Sektor pertanian yang terus mendapat perhatian penuh akhirnya menunjukkan perubahan positif,” kata Bambang.

Secara terperinci, plafon KUR yang disiapkan perbankan untuk sektor tersebut mencapai Rp365 miliar dengan outsanding sebesar Rp357 miliar. Fasilitas KUR ini dinikmati oleh 16,682 debitur.

Loading...

Angka tersebut menempatkan share sektor pertanian diangka 24.91 persen, dari total penyaluran KUR. Di posisi tertinggi dengan share yang mendominasi sebesar 60,71 persen adalah sektor perdagangan.

Di periode yang sama, sektor perdagangan plafon KUR di sektor perdagangan sebesar Rp890 miliar dengan outstanding Rp789 miliar kepada debitur 23.161 UMKM.

Lalu disusul sektor jasa-jasa plafonnya Rp117 miliar dengan outstanding Rp111 miliar. Jumlah debiturnya 4,773 dan sharenya 7.98 persen. Sisanya masih relatif kecil seperti sektor perikanan share 2,55 persen, industri pengolahan 3,79 ersen dan konstruksi 0,05 persen.

Adapun total realisasi KUR per Maret 2017 di Sulsel mencapai Rp1,5 triliun. Jumlah UMKM yang mendapat fasilitas KUR tersebut sebanyak 48197 UMKM. Secara kumulatif target KUR tahun ini sebesar Rp5,28 triliun.

“Kredit macet itu masih nol persen karena masih relaif baru jadi masih lancar semua,” jelas Bambang.

Tags
Loading...
Loading...