Jumat, 05 Mei 2017 07:30 WITA

Triwulan Pertama 2017, Serapan KUR Sulsel Tembus Rp531 Miliar

Penulis: Nurhikmah
Editor: Adil Patawai Anar
Triwulan Pertama 2017, Serapan KUR Sulsel Tembus Rp531 Miliar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada triwulan pertama 2017, menjadi pencapaian tertinggi di luar Jawa. Pertumbuhannya pun cukup agresif.

Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, serapan KUR pada Februari 2017, meningkat lima kali lipat dari bulan sebelumnya.

Serapannya mencapai Rp531,9 miliar, sementara bulan sebelumnya hanya terserap Rp103 miliar. Tingginya pencapaian tersebut, kata Wiwiek membuat serapan KUR di Sulsel nomor satu di luar Jawa.

"Kontribusi terhadap nasional sebesar 5,04 persen, cukup tinggi," ujar Wiwiek.

Wiwiek menambahkan, selama dua bulan di kuartal pertama 2017, jumlah debitur yang memanfaatkan KUR sebanyak 77.576 debitur. Tahun ini kata Wiwiek, Sulsel mendapat jatah KUR sebesar Rp5,28 triliun yang disalurkan oleh bank penyalur. Jumlah itu, mengalami pertumbuhan sebesar Rp17 miliar dari realisasi tahun lalu sebesar Rp5,11 triliun.

Loading...

"KUR cukup efektif menopang usaha mikro, kredit macetnya hanya 0,68 persen," jelasnya.

Pemimpin BNI Wilayah Makassar, Slamet Djumantoro menjelaskan, tahun ini penyaluran KUR akan difokuskan pada sektor pertanian, perikanan dan pengolahan komoditi unggulan Sulsel.

Slamet menjelaskan, pengusaha kecil bisa memanfaatkan KUR mikro dengan plafon maksimal Rp25 juta, dan Rp500 juta untuk KUR ritel.

"KUR cukup efektif menggerakkan pertumbuhan ekonomi, terutama UMKM," pungkasnya.

Tags
Loading...
Loading...