Jumat, 17 Februari 2017 13:55 WITA

Harga Rumput Laut Anjlok, Petani di Bulukumba Menjerit

Editor: Andi Chaerul Fadli
Harga Rumput Laut Anjlok, Petani di Bulukumba Menjerit

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Sejumlah petani rumput laut di Kecamatan Ujung Loe mengeluhkan harga rumput laut yang tak kunjung membaik.

Di pasaran, rumput laut dibanderol Rp9 ribu perkilogram. Padahal harga komoditas andalan ini pernah mencapai Rp17 ribu perkilogram di 2016.

"Jika harga terus bertahan di sembilan ribu, kita sebagai petani rumput laut percaya bakal merugi dan bangkrut. Mengapa? Karena disamping kebutuhan yang lain naik seperti tarif listrik, BBM, rempah-rempah, untuk kembali menurunkan bentangan harus menggunakan modal terus," ujar petani rumput laut, Usman, Jumat (17/2/2017).

Kekhawatiran para petani semakin besar, kata dia, saat pemerintah dinilai kurang memberikan perhatian terhadap anjloknya harga rumput laut.

Harga Rumput Laut Anjlok, Petani di Bulukumba Menjerit

Petani rumput laut dari Kecamatan Gantarang, Asaf menilai, pemerintah harus segera mengambil tindakan nyata menemukan solusi bagi petani rumput laut agar tidak merugi.

"Paling tidak, Pemda bisa menetapkan harga di pasaran, Rp15 ribu perkilo saja kami sudang sangat bersyukur," kata dia.

Di pesisir Bulukumba, 90 persen penduduk bermata pencaharian sebagai petani rumput laut.