17 February 2017 10:12 WITA

Industri Komponen Kapal Sokong Kekuatan Maritim Nasional

Editor: Andi Chaerul Fadli
Industri Komponen Kapal Sokong Kekuatan Maritim Nasional

RAKYATKU.COM - Pertumbuhan industri komponen perkapalan terus dipacu. Agar pengembangan sektor kemaritiman bisa ditingkatkan. Karenanya, diperlukan keberpihakan untuk meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri dan daya saing di tingkat global.

“Pemerintahan saat ini telah memprioritaskan industri kapal dalam pembangunan nasional, terutama untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Guti Putu Suryawirawan, kemarin.

Hal itu dibahas dalam Forum Bisnis Peningkatan Penggunaan Komponen Kapal Dalam Negeri di Jakarta.

Menurut Putu, industri perkapalan merupakan sektor strategis yang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. Selain itu, sektor industri maritim juga sebagai simbol kedaulatan negara melalui penguatan konektivitas sarana transportasi laut. 

“Sektor ini berperan penting untuk menyatukan wilayah yang tersebar di Indonesia,” kata dia.

Sejak Inpres nomor 5 tahun 2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional melalui pemberlakuan azas cabotage diterapkan, terjadi peningkatan jumlah armada kapal berbendera Indonesia dari 6.041 unit pada Juni 2005 menjadi 13.224 unit pada Februari 2014.

“Meningkatnya armada tersebut tentunya akan dibarengi dengan peningkatan kebutuhan produk dan jasa industri maritim pendukung lainnya seperti komponen kapal,” ungkap Putu. 

Dengan demikian, diharapkan industri perkapalan nasional memanfaatkan peluang tersebut untuk menambah kapasitas dan kemampuannya dalam membuat kapal baru.

Langkah itu merupakan implementasi dari Instruksi Presiden No. 2 tahun 2009 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). “Dalam hal ini, pemerintah terus berusaha mengamankan dan mengoptimalkan pemanfaatan pasar dalam negeri bagi kepentingan nasional khususnya untuk pengembangan industri perkapalan,” jelas dia.