Minggu, 08 Mei 2016 20:20 WITA

Kemasan Botol Plastik Bakal Kena Cukai Kurang dari Rp200 Perak

Editor: Wiwi Amaluddin
Kemasan Botol Plastik Bakal Kena Cukai Kurang dari Rp200 Perak

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara, Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Goro Ekanto mengatakan kemasan plastik akan dikenakan tarif cukai. Namun, jumlah tarif setiap kemasan akan berbeda.

"Rencananya hampir semua kemasan dari plastik akan dikenakan cukai,"kata Goro, dilansir BKF, Sabtu (7/5/2016).

Untuk ketentuan tarif, kata dia, meski belum diputuskan besarannya, tetapi telah diperkirakan sebelumnya, Khusus untuk kemasan botol plastik, pihaknya sudah menyiapkan empat opsi tarif. Dari tarif-tarif yang disiapkan itu tidak sampai Rp 200 per botol.

Sayang, belum ada rincian lebih lanjut mengenai empat opsi tersebut.

"Sekarang masih dalam proses, besaran tarif cukai masih disimulasikan," kata Goro.

Nantinya, BKF akan melakukan pembahasan tarif tersebut dengan semua pihak terkait. Termasuk dengan asosiasi pengusaha yang akan terkena dampak kebijakan ini.

Loading...

Kepala BKF Suahasil Nazara sempat mengatakan, dalam merumuskan tarif ini pihaknya akan mempertimbangkan dua hal. Pertama, dampaknya terhadap penerimaan negara. Kedua, bisa meredam konsumsi kemasan plastik.

Sebab, salah satu pertimbangan penerapan cukai untuk kemasan plastik adalah dampaknya yang negatif bagi lingkungan. Rencananya, kebijakan ini akan diusulkan dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016.

Menurut Direktur Institute for Development of Economic and Fianance (INDEF), kebijakan cukai ini harus mempertmbangkan banyak hal. Tidak hanya soal penerimaan negara dan kelestarian alam saja, tetapi juga dampak bagi industri.

Sedikit banyak tarif cukai yang diberlakukan pasti akan memberikan dampaknya terhadap daya saing industri. Oleh karena itu, pemerintah harus menyiapkan opsi-opsi tertentu agar dampak tersebut bisa terminimalisir.

 

Loading...
Loading...