Sabtu, 28 Januari 2017 08:12 WITA

Logo e-Smart IKM Resmi Diluncurkan

Editor: Andi Chaerul Fadli
Logo e-Smart IKM Resmi Diluncurkan
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih (kanan). Sumber: Kemenperin.go.id

RAKYATKU.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi meluncuran Logo e-Smart IKM, Jumat (27/1/2017). Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih menjelaskan, logo e-Smart IKM diperoleh dari proses sayembara yang diikuti peserta dari beberapa perguruan tinggi. 

Imelda Victoria Hutbarat dari Universitas Trisakti yang memenangkan sayembara itu. “Logo e-Smart IKM diharapkan dapat menjadi identitas dan membawa harapan baik bagi terlaksananya program e-Smart IKM untuk kemajuan IKM tanah air,” ujarnya.

Menurut Gati, program e-Smart IKM digagas oleh Menperin Airlangga sejak September 2016. Untuk melaksanakan program e-Smart IKM, Ditjen IKM bekerjasama dengan BukaLapak yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman. Dalam kerja sama tersebut, Ditjen IKM akan menyiapkan 250 data produsen IKM yang sudah tervalidasi untuk masuk sebagai pelapak.

Gati juga menjelaskan, terwujudnya sinergi program antara Kemenperin dengan Kemenkominfo merupakan langkah penting dalam pengembangan program e-Smart IKM yang dijalankan Ditjen IKM. 

“Kami akan mengirimkan usulan sebanyak 50 titik sentra untuk diberikan fasilitas akses internet. Dengan tersedianya akses internet di sentra-sentra IKM diharapkan dapat memacu IKM untuk lebih dapat terhubung dengan pasar digital,” tuturnya.

Loading...

Sebelumnya, Menperin mengatakan, pihaknya telah mengajak kepada generasi muda Indonesia untuk melek teknologi agar menjadi pebisnis startup digital. Terlebih lagi, dengan iklim startup yang terus berkembang, nilai bisnis e-commerce di Indonesia saat ini mencapai USD 18 miliar dan ditargetkan dalam lima tahun akan tumbuh 10 kali lipat.

“Untuk menumbuhkan iklim startup dan iklim bisnis Indonesia, maka dibutuhkan tenaga-tenaga industri yang unggul,” kata dia.

Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian tengah menjalankan beberapa program strategis untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri, di antaranya melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, pemagangan, serta pemberian sertifikasi. “Penguatan SDM industri ini menjadi salah satu focal point dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo karena menjadi elemen penting bagi kekuatan ekonomi baru di Indonesia,” jelasnya.

Loading...
Loading...