06 January 2017 14:18 WITA

Hujan Buat Harga Cabai Meroket di Sulsel

Editor: Andi Chaerul Fadli
Hujan Buat Harga Cabai Meroket di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Meroketnya harga cabai terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Kenaikannya mencapai Rp100 ribu perkilogram sejak beberapa hari lalu.

Kenaikan harga ini juga disadari pemerintah Sulawesi Selatan. Hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, harga capai berkisar Rp98 ribu hingga Rp100 ribu perkilogram.

Baca juga: Harga Cabai Makin Pedas di Awal Tahun

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dispridag Sulsel, Gemala Faoza mengatakan, kenaikan harga ini terjadi akibat banyaknya hasil panen yang busuk saat musim penghujan.

"Salah satu kendala kita saat ini adalah karena cabai yang dari daerah, rusak. Dan penjual ada yang mainkan harga, tapi sekarang sudah berjalan normal," jelasnya, Jumat (6/1/2017).

Sumber: Disperindag Sulsel

Saat ini, kata dia, harga cabai di pasar tradisional berangsur normal. Pascakenaikan tiga hari lalu, saat ini cabai sekilo dibanderol Rp80-85 ribu. Gemala juga menjamin stok komoditas cabai masih aman-aman saja. 

Meski demikian, kata dia, pemerintah Sulsel telah berkoordinsi dengan instansi terkait, seperti Dinas Pertanian Sulsel dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sulselbar. Langkah ini diambil untuk menekan harga di pasaran. 

Selain harga cabai, sejumlah harga komoditas di Sulsel juga pelan-pelan merangkak naik, misalnya harga beras dan susu.

Sumber: Disperindag Sulsel