06 January 2017 11:53 WITA

Akhir Tahun, Kesejahteraan Petani di Sulsel Naik

Editor: Andi Chaerul Fadli
Akhir Tahun, Kesejahteraan Petani di Sulsel Naik

RAKYATKU.COM- MAKASSAR - Tingkat kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan meningkat. Hal ini terlihat dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel terkai Nilai Tukar Petani (NTP) Sulsel yang naik 0,02 persen pada Desember 2016 dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam mengatakan, semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani yang mengindikasikan tingkat kesejahteraannya. 

"NTP yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan," katanya.

"NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi," tambah Nursam.

Peningkatan itu, kata dia, disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian mengalami kenaikan yang lebih besar dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian .

"NTP bulan Desember 2016 mengalami kenaikan karena indeks yang diterima petani (it) naik sebesar 0,50 persen lebih besar bila dibandingkan denga kenaikan indeks yang dibayar petani yang naik sebesar 0,48 persen," jelasnya.

Bila dibandingkan dengan NTP November 2016 maka tiga dari lima subbsektor mengalami kenaikan, yaitu subsektor Tanaman Pangan naik sebesar 0,64 persen, subsektor Hortikultura sebesar 0,09 persen, dan subsektor Peternakan mengalami kenaikan sebesar 0,07 persen.