01 December 2016 14:04 WITA

Jelang Akhir Tahun, Harga Pangan Picu Inflasi 2,6% di Sulsel

Editor: Andi Chaerul Fadli
Jelang Akhir Tahun, Harga Pangan Picu Inflasi 2,6% di Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tingkat inflasi di Sulawesi Selatan mencapai 2,6 persen sejak sepanjang 2016. Sedangkan secara tahunan, inflasi Sulsel mencapai 3,34 persen jika dibandingkan dengan November 2015 lalu. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam mengatakan, inflasi yang terjadi itu disebabkan dari semua kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga. 

Kenaikan harta tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,51 persen. "Kenaikan di sektor pangan ini disebabkan oleh kenaikan harga beras, ikan segar, ayam hidup, sampai cabai," jelasnya, Kamis (1/12/2016).

Pertumbuhan tertinggi selanjutnya terjadi pada kelompok makanan jadi minuman, rokok dan tembakau yang naik 0,07 persen diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,19 persen. Kelompok sandang sebesar 0,12 persen. 

Kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen. kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,02 persen.