30 November 2016 08:34 WITA

Telkom: Saatnya UMKM Sulsel Melek Teknologi

Editor: Vkar Sammana
Telkom: Saatnya UMKM Sulsel Melek Teknologi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Era kejayaan internet marketing sudah merambah kesegala jenis dan peluang usaha. Makanya, PT Telkomunikasi Indonesia (Telkom) juga turut menggenjot para pelaku UMKM utamanya di Sulsel agar melek teknologi. 

Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 7 KTI Mohammad Firdaus dalam sambutannya saat membuka Sagoo Festivity 2016, di Lobi Kantor Telkom Regional 7 KTI, Selasa (29/11/2016) mengatakan, PT Telkom berharap pelaku UKM di Indonesia, khususnya di Sulsel bisa lebih cerdas dalam memasarkan produk. Apalagi di era digital ini, beragam situs jual beli online tersedia secara gratis bagi pelaku UKM.

"Makanya untuk memperluas pasarnya,  UMKM harus melek teknologi," katanya. 


Untuk memenuhi harapannya mengajak UMKM Sulsel agar melek teknologi,  maka salah satu upayanya adalah  membentuk Kampung UKM Digital.

Kampung UKM Digital merupakan program pemanfaatan teknologi Informasi secara komprehensif dan integratif untuk mendukung proses bisnis yang berjalan di Sentra UMKM atau UKM yang terpusat di suatu lokasi tertentu dalam rangka mewujudkan Jutaan UKM yang Maju, Mandiri, dan Modern.

Inisiasi Kampung UKM Digital ini merupakan bagian dari program   Bina Aspirasi Gerakan Sejuta UKM Seluruh ( BAGUS) Indonesia yang diwujudkan PT Telkom  untuk membantu UKM Indonesia dalam rangka modernisasi dan peningkatan kompetensi UMKM melalui Information and Communication Technologies (ICT). 

“Dengan adanya ICT ini, UKM akan memiliki daya saing tingkat global dan mampu dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Fir

Sagoo Festivity 2016 

Sementara itu, upaya lain yang dilakukan untuk membantu UMKM agar melek digital adalah dengan menggelar Sagoo Festivity 2016. Kegiatan ini, diikuti sejumlah UMKM yang tersebar di Sulsel. Mereka berkumpul dan menggelar pameran di lobi Kantor Regional 7 KTI. Produk yang ditawarkan beraneka ragam, seperti jilbab, cemilan, tas, pakaian, accessories, pajangan dinding, dan berbagai produk lainnya. 

“Kami akan melakukan pertemuan dengan Dinas Koperasi untuk lebih lanjut membahas perkembangan UKM di Sulsel. Sehingga pelaku UKM yang berpartisipasi dalam kegiatan ini nantinya akan kami ajak kerja sama. Seperti pelaku UKM Binaan Telkom yang sudah banyak menggunakan internet untuk memasarkan produk mereka,” jelas Firdaus.

Kepala UPTD UMKM Diskop Sulsel Abdul Azis Bennu mengatakan Dinas koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan mendorong para pelaku UMKM Naik Kelas. 

Selain itu, pelaku UMKM juga harus punya impian, motivasi serta harus ada upaya yang luar biasa agar usahanya meningkat misalnya, usaha mikro bisa naik kelas menjadi usaha kecil, usaha kecil bisa menjadi usaha menengah, dan usaha menengah bisa naik menjadi usaha besar.

Sementara Ketua Panitia Sagoo Festivity 2016 Suratman menyampaikan, tahun ini Sagoo Festivity diusung dengan konsep lebih kreatif, inovatif, lebih menarik dan penuh warna dibanding sebelumnya. Ini disesuaikan dengan minat masyarakat kota Makassar, yang gemar berkunjung ke event yang menggunakan konsep unik dan berbeda dari yang lain.

“Tahun 2015 lalu, Sagoo Festivity melalui tema “Starup Digital” berhasil menyandang predikat sebagai event starup digital terbesar di KTI, dan tahun ini kegiatan ini fokus pada pengembangan UKM berbasis digital,”katanya

Mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing UKM menuju Ekonomi Digital Indonesia 2020” Sagoo Festivity digelar selama dua hari yakni 29-30 November 2016. 
Sekitar 250 undangan tersebar untuk hadir dalam kegiatan ini, yang meliputi UKM, Pemerintahan, Komunitas, dan beberapa Starup digital. 

“Untuk hari pertama, digelar Exhibition dan hari kedua digelar Digital Coaching Clinic, dan Seminar Nasional sebagai puncak kegiatan. Khusus Exibition akan diramaikan oleh UKM, Start Up lokal dan Nasional, sementara Digital Coaching Clinic dan Seminar Nasional akan diisi oleh Inovator Starup Nasional Billy Boem dan Andi Mattuju,”ungkapnya