28 November 2016 13:32 WITA

Pertamina VII Siap Terapkan Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg

Editor: Jumardin Akas
Pertamina VII Siap Terapkan Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg
Elpiji 5,5 kg

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) Marketing Operational Region (MOR) VII mengaku siap melaksanakan distribusi tertutup gas elpiji 3 kilogram (kg). 

Penyaluran gas melon secara tertutup ini diharapkan dapat menekan besaran jumlah subsidi yang diberikan pemerintah untuk masyarakat. Selain itu, diharapkan agar gas bersubsidi ini benar-benar dinikmati oleh golongan masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

"Masalah subsidi ini adalah sepenuhnya wewenang pemerintah. Pertamina sebagai badan usaha yg ditunjuk untuk melaksanakan distribusi elpiji bersubsidi tentunya harus siap dengan kebijakan terkait hal tersebut," kata Manager Area Communication Pertamina MOR VII Hermansyah Y Nasroen, kepada Rakyatku.com, Senin (28/11/2016)

Mengenai mekanisme penyaluran, Hermansyah berharap akan ada  pembicaraan antara Pemerintah dengan Pertamina untuk menyesuaikan antara distribusi yang sudah berjalan saat ini dengan sistem yang akan diterapkan. 

"Hasil uji coba yang saat ini sedang diterapkan di tempat lain tentunya juga akan menjadi pertimbangan," katanya.  

Sistem distribusi tertutup ini menggunakan sitem pembayaran non-tunai mulai dari Pertamina, agen, sampai ke pangkalan elpiji. Sehingga, jaminan harga dari Pertamina hingga ke konsumen dipastikan tak berubah.

Dengan distribusi tertutup ini, nantinya setiap rumah tangga yang memiliki kartu pembelian elpiji 3 kg akan mendapatkan jatah tiga tabung setiap bulan.

Sementara itu, usaha mikro akan mendapatkan jatah sembilan tabung setiap bulan. Saat ini, pemerintah tengah melakukan proyek percontohan untuk distribusi tertutup di Tarakan.

Sedangkan, bagi masyarakat yang selama ini masih menikmati elpiji bersubsidi namun tidak masuk dalam kategori miskin diharapakan segera beralih ke gas non-subsidi.

"Kami berharap elpiji bersubsidi dapat digunakan sesuai peruntukannya. Bagi masyarakat yang seharusnya tidak menggunakan elpiji bersubsidi, pertamina telah menyediakan beberapa alternatif produk LPG,  salah satunya adalah bright gas ukuran 5,5kg yg telah diluncurkan di Makassar 3 bulan lalu," ungkapnya.