24 November 2016 16:31 WITA

Mentan Amran Bangun Pertanian dari Kemandirian Tiap Pulau

Editor: Jumardin Akas
Mentan Amran Bangun Pertanian dari Kemandirian Tiap Pulau
Mentan Amran Sulaiman (tengah)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, peningkatan sektor pertanian Indonesia, pada dua tahun kepemimpinan Jokowi-JK meningkat pesat. Tetapi hal itu bukan akhir, tetapi awal untuk lebih mengembangkan produksi hasil pertanian di Indonesia.

"Kita lanjutkan gerakan kita. Tidak boleh berhenti. Khusus Sulsel, dan Indonesia Bagian Timur ini harus dirancang dan bangun dengan baik. Kami ingin menggerakkan pemuda-pemuda dari kawasan timur termasuk Kalimantan. Tujuannya kita swasembada di Kalimantan, NTT, NTB, kemudian Sulawesi, sampai Irian. Agar pulau-pulau ini dapat mandiri bahkan surplus," kata Amran saat mengunjungi Wakil Gubernur Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (24/11/2016).

Sehingga, dengan memandirikan setiap pulau besar di Indonesia, maka biaya distribusi juga akan terkikis. Maka jika ada yang surplus, seperti Sulsel saat ini dapat langsung diekspor.

"Ada Malaysia adalah pasar besar. Singapura adalah potensi pasar kita. Sehingga program pemerintah membangun dari pinggiran. Ini kita bangun lumbung pangan di pinggiran. Karena kita lempar saja itu sudah ekspor. Ini kita gunakan, ini anugrah luar biasa," jelas Amran.

Ia juga menambahkan, belum lama ini indonesia mengekpore beras organik ke Amerika dan Belgia. Dengan harga US$6 dan 6 Euro. Atau sekitar Rp90 ribu per kilo nya. amran melihat hal ini merupakan celah bagi Indonesia untuk dapat meningkatkan kesejahteraan.

"Itulah kami keliling Indonesia Timur. Sekarang kita bergerak ke timur. Kita berharap swasembada dalam waktu dekat beberada komoditas. kami membuat grand desain untuk Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 30 tahun ke depan. Tapi harus konsisten. Tidak bisa dengan wacana dan seminar, tetapi kerja," tegasnya.