21 November 2016 09:38 WITA

Kegiatan Dunia Usaha di Sulsel Diprediksi Meningkat di Akhir 2016

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kegiatan Dunia Usaha di Sulsel Diprediksi Meningkat di Akhir 2016

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kegiatan dunia usaha di Sulawesi Selatan diprediksi akan meningkat selama akhir tahun atau periode triwulan keempat (Oktober-Desember) 2016. Ini berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan.

Hal ini tercermin dari perkiraan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) hasil SKDU triwulan IV 2016 sebesar 34,4 persen, lebih tinggi dari SBT triwulan III-2016 sebesar 29,09 persen.

"Optimisme kegiatan usaha juga terindikasi dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Survei Konsumen triwulan III 2016 yang tercatat 133,44, meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 120,39 atau naik 10,01 persen qtq," kata Direktur Executive BI Sulsel Wiwiek Sisto Widayat, Senin (21/11/2016).

Peningkatan itu disokong sektor pertanian, perdagangan, hotel, dan restoran. Serta sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan dengan capaian SBT masing-masing 14,73 persen, 6,42 persen dan 5,68 persen.

Sementara itu, kegiatan usaha pada sektor industri pengolahan diperkirakan meningkat, meskipun relatif terbatas. Dengan perkiraan SBT sebesar 2,89 persen, lebih tinggi dari realisasi SBT triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 1,37 persen.

Wiwiek optimistis pertumbuhan ekonomi Sulsel dapat bertahan di level 7,8 persen pada triwulan IV 2016. Hal ini dapat terealisasi apabila serapan belanja anggaran pemerintah mencapai 94 persen.

"Pasalnya, salah satu yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat pada triwulan III. Selain ekspor, yang anjlok adalah serapan anggaran pemerintah yang belum maksimal. Semoga di sisa tahu ini bisa dimaksimalkan," jelasnya.