Senin, 04 Mei 2020 22:01 WITA

Dampak Pandemi Covid-19, Disbudpar Sulsel Kumpulkan Masukan Pelaku Industri Pariwisata dan Ekraf

Editor: Nur Hidayat Said
Dampak Pandemi Covid-19, Disbudpar Sulsel Kumpulkan Masukan Pelaku Industri Pariwisata dan Ekraf

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, Denny Irawan, mengumpulkan masukan dan solusi dari pelaku kepariwisataan dan ekonomi kreatif untuk meredam dampak pandemi Covid-19 di kedua sektor itu.

“Hari ini kami mencari solusi yang tepat. Pemerintah daerah tak bisa jalan sendiri tanpa dukungan semua elemen masyarakat,” ucap Denny dalam virtual meeting Sulsel Tourism Recovery di Makassar, Senin (4/5/2020).

Denny berharap bisa menyusun program yang bisa mendukung tiga tahapan penanganan Covid-19 yang dimulai dari tahapan tanggap darurat, pemulihan, hingga tahap lanjutan lainnya.

Usulan dalam tahapan tanggap darurat ini, lanjutnya, pihaknya akan melakukan pengumpulan data, riset dampak hingga pembuatan call centre untuk menampung informasi yang bermanfaat buat kedua sektor itu.

“Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan di masa tanggap darurat ini. Karena bantuan bagi pekerja pariwisata dan pembagian sembako tidak masuk dalam ruang lingkup kami,” ucap Denny.

Di masa tanggap darurat ini, kata dia, pihaknya telah bersinergi dengan stakeholder dengan membuka call centre Sulsel Peduli Parekraf Recovery melalui email sulselparekraf@gmail.com dan nomor whatsapp di 085 824 423 533.

loading...

Khusus tahapan pemulihan atau recovery, lanjutnya Disbudpar Sulsel akan mengakomodir program virtual travel fair yang akan mengakomodasi juga produk-produk promo perhotelan hingga produk ekonomi kreatif lainnya.

“Seluruh usulan ini telah kami catat dan akan di breakdown untuk di usulkan ke Bappeda dan DPRD Sulsel dalam waktu dekat ini,” kata dia.

Dia berharap masa pandemi Covid-19 ini segera berakhir pada Juli ini sehingga program recovery bisa secepatnya di implementasikan tahun ini.

Dalam virtual meeting Sulsel Recovery Sulsel ini dipandu oleh Sekretaris Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel dengan narasumber Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, Ketua DPD ASITA Sulsel Didi L. Manaba dan Ketua HPI Burhanuddin.

Selain pelaku industri pariwisata daerah, kegiatan ini juga dihadiri oleh pelaku ekonomi kreatif Ketua MCCN Ashari Ramadhan, Direktur Prolog Studio Juang Manyalla dan Pimpinan Gojek District Makassar Adwin Pratama Anas bersama seluruh 24 dispar Kabupaten/kota se-Sulsel.

Loading...
Loading...