Sabtu, 07 Maret 2020 22:03 WITA

Tingkat Hunian Hotel di Makassar Turun 20 Gegara Virus Corona

Editor: Nur Hidayat Said
Tingkat Hunian Hotel di Makassar Turun 20 Gegara Virus Corona
Anggiat Sinaga.

RAKYATKU.COM - Merebaknya virus Corona ikut berdampak terhadap bisnis perhotelan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Selatan merilis tingkat hunian hotel turun hingga 20 persen sejak pemberitaan virus Corona di Indonesia.

Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, berujar tingkat hunian rata-rata di sejumlah hotel di Makassar hanya 40 sampai 43 persen. Selain itu, banyak reservasi event yang dibatalkan karena khawatir dengan virus Corona.

"Gara-gara isu Corona ini, ada event kedokteran internasional yang rencananya digelar di salah satu hotel di Makassar Agustus nanti, di-cancel (dibatalkan), dan manajemen hotel diminta untuk membuat pernyataan kegiatan di-cancel akibat isu Corona dan panitia dibebaskan dari biaya pinalti," ujar Anggiat, Sabtu (7/3/2020).

CEO Phinisi Hospitality ini mengatakan, penurunan tingkat hunian hotel juga disebabkan posisi Sulsel yang tidak menjadi daerah prioritas, seperti 10 destinasi wisata prioritas Indonesia, seperti Danau Toba di Sumut, Mandalika di NTB, Kepulauan Wakatobi di Sultra, Labuan Bajo di NTT, dan pegunungan Bromo, Tengger, Semeru di Jatim.

loading...

Anggiat berharap pemerintah pusat dan daerah ikut menjaga kesinambungan bisnis perhotelan, dengan tidak melakukan pemangkasan anggaran untuk kegiatan-kegiatan yang biasanya diselenggarakan di hotel.

"Kami khawatir anggaran pemerintah akan dipangkas dan dialihkan untuk langkah penanganan Corona, sehingga kegiatan pemerintahan, seperti kunjungan, rapat koordinasi, atau kegiatan pelatihan akan dikurangi, akibatnya yang rugi perhotelan, di mana jadi tumpuan hidup banyak pegawainya," bebernya.

Sumber: Detik.com

Loading...
Loading...