Selasa, 12 November 2019 21:37 WITA

1 Januari 2020 Ekspor Nikel Berhenti Total

Editor: Nur Hidayat Said
1 Januari 2020 Ekspor Nikel Berhenti Total
NIkel.

RAKYATKU.COM - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengumpulkan pengusaha penambang dan smelter nikel membahas penghentian ekspor bijih nikel.

Usai pertemuan, Bahlil menegaskan ekspor bijih nikel berhenti mulai 1 Januari 2020. Bagi pengusaha yang telah memenuhi syarat masih diizinkan ekspor hingga Desember 2019. Setelah itu ekspor bijih nikel berhenti total.

"Pengusaha penambang dan smelter telah satukan tekad dan sepakat bergandeng tangan kami tidak mau ekspor ore (bijih) mulai 1 Januari 2020. Terkait urusan ekspor ore sampai Desember (2019), monggo yang memenuhi syarat, yang tidak memenuhi syarat akan dibeli dalam negeri," kata Bahlil di kantornya, Selasa (12/11/2019).

Bahlil menjelaskan, ekspor bijih nikel yang masih diizinkan hingga akhir Desember 2019, diberikan kepada perusahaan yang membangun smelter. Setidaknya ada 37 perusahaan penambang yang sudah membangun smelter.

"Perusahaan yang bangun smelter dalam UU itu boleh ekspor. Jadi jelas di situ, (di Indonesia) ada 37," ungkap Bahlil.

Loading...

Ada 9 perusahaan yang diperbolehkan ekspor bijih nikel karena memenuhi persyaratan, lalu 2 perusahaan lagi masih menunggu persetujuan Bahlil. Sisanya, 26 perusahaan berkomitmen akan menjual bijih nikelnya ke smelter di dalam negeri.

"Nah 9 kemarin yang baru terdaftar san memenuhi syarat, itu yang oke (ekspor nikel). Dua lagi baru di-crosscheck, malam ini saya clearkan. Kemudian sebagiannya kesadaran betul bahwa sayap negara jauh lebih penting. Jadi mereka mau jual aja di smelter dalam negeri, sisanya aja itu, 26 itu lah," kata Bahlil.

Sumber: Detik.com

Tags
Loading...
Loading...