Selasa, 03 September 2019 09:32 WITA

CEO Kalla Automotive Nilai Bank Muamalat Inovatif Sajikan Layanan Perbankan

Editor: Nur Hidayat Said
CEO Kalla Automotive Nilai Bank Muamalat Inovatif Sajikan Layanan Perbankan
Regional Head Bank Muamalat Sulampua Ahmad S. Ilham.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bank Muamalat dinilai telah mampu menyajikan layanan perbankan inovatif berbasis syariah untuk memenuhi seluruh layanan keuangan kebutuhan nasabah.

Menurut CEO Kalla Automotive Hariyadi Kaimuddin, yang juga merupakan salah satu nasabah prioritas Bank Muamalat, mengemukakan layanan yang disediakan bank syariah pertama di Nusantara itu mampu mengakomodasi kebutuhan transaksi perbankan termasuk pengelolaan dana hingga pembiayaan yang sesuai.

"Dan saya juga melihat, Bank Muamalat terkhusus di Makassar ini lebih terbuka untuk seluruh segmentasi nasabah. Banyak inovasinya yang membuat masyarakat tertarik untuk menggunakan layanan perbankan yang Bank Muamalat sediakan," tutur Hariyadi, Senin (2/9/2019).

Dia menguraikan, inovasi itu dari kemudahan layanan perbankan berbasis digital hingga kampanye perbankan syariah yang aktif dilakukan Bank Muamalat dengan mengusung #AyoHijrah dinilai sangat efekif menggaet nasabah.

Pada skala lebih luas, lanjut Hariyadi, sederet produk yang dtawarkan ikut pula memenuhi ekspektasi/kebutuhan nasabah ritel maupun korporasi dengan menggunakan prinsip syariah dengan kapasitas dan kualitas yang dipersyaratkan.

Loading...

"Paling utama adalah pemanfaatan inovasi teknologi digital untuk memberi kemudahan bagi nasabah, dan hal itu sangat rill kemudian diterjemahkan Bank Muamalat kepada masyarakat Makassar atau Sulsel. Ini poin sebenarnya, kenapa Bank Muamalat makin banyak diterima masyarakat untuk pengelolaan kebutuhan keuangannya," tutur Hariyadi.

Regional Head Bank Muamalat Sulampua Ahmad S. Ilham mengatakan pihaknya secara berkelanjutan tengah melakukan terobosan-terobosan di bidang teknologi, tampilan fisik yang lebih modern, serta layanan yang fleksibel hingga kampanye keuangan syariah dengan melibatkan seluruh unsur yang terkait.

"Pasar bank syariah relatif stagnan itu disebabkan salah satunya adalah dari sisi teknologi yang belum sebagus bank konvensional, kemudian kesannya konservatif, tradisional. Padahal tidak demikian, inilah kemudian memacu kami untuk lebih memberikan literasi disertasi dengan penyediaan layanan optimal," ucap Ilham, dalam siaran pers yang diterima Rakyatku.com.

Secara perlahan, papar Ilham, stigma bank syariah yang konservatif merubah menjadi bank modern profesional yang juga dibalut dengan serangkaian kegiatan edukasi milenial namun tetap mengedepankan syiar yang bersifat inklusif bagi seluruh kalangan, terkhusus di Sulsel sebagai pasar utama di Sulampua.

Loading...
Loading...