Jumat, 02 Agustus 2019 16:37 WITA

Volume Transaksi KPF Tembus 152.606 Lot, Makassar Tumbuh 4,16 persen

Editor: Nur Hidayat Said
Volume Transaksi KPF Tembus 152.606 Lot, Makassar Tumbuh 4,16 persen
Media gathering PT Kontak Perkasa Futures (KPF) di Whiz Prime Hotel, Makassar, Jumat (2/8/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Kontak Perkasa Futures (KPF) membukukan kinerja positif hingga 31 Maret 2019. 

Sepanjang kuartal I, KPF berhasil membukukan volume transaksi sebesar 152.606 lot atau meningkat 10,99 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. 

Pencapaian itu didorong pertumbuhan volume transaksi bilateral (SPA/Sistim Perdagangan Alternatif) sebesar 23,85 persen menjadi 140,114 lot, sementara hasil volume transaksi multilateral (komoditas) naik 6,72 persen dari tahun sebelumnya sebesar 11,124 lot.

Pertumbuhan yang positif ini tak lepas dari dukungan kestabilan pasar dan harga komoditas terutama pada emas, kakao, dan olein. 

Meski diselimuti tahun politik yang menghangat, namun tidak menyurutkan nasabah untuk berinvestasi di instrumen perdagangan berjangka.

Dari laporan perseroan tercatat total nasabah baru KPF mencapai 572 nasabah hingga akhir Maret 2019. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 13,27 persen dibandingkan kuartal I tahun 2018 sebanyak 505 nasabah baru. 

Direktur Utama KPF, Parlindungan Simanjuntak, mengatakan pertumbuhan jumlah nasabah baru terjadi seiring kepercayaan masyarakat yang meningkat terhadap jasa investasi berjangka dan sebagai hasil upaya Perseroan memberikan layanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

"Nasabah adalah mitra terdekat selama ini. Sehingga, fokus strategi kami senantiasa melihat kebutuhan nasabah yang dinamis sehingga dapat menjadi mitra investasi terbaik untuk mereka," ungkapnya dalam media gathering di Whiz Prime Hotel, Makassar, Jumat (2/8/2019).

Khusus kinerja KPF Makassar mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang Januari hingga Maret 2019. Total volume transaksi mencapai 11.607 lot atau meningkat 4,16 persen. 

Untuk pertumbuhan nasabah baru mencapai 61,11 persen menjadi 58 nasabah. Hasil pencapaian itu ditopang oleh semakin tingginya minat para nasabah di Makassar untuk berinvestasi di perusahaan pialang berjangka.

"Selama ini kami terus melakukan sosialisasi dengan tim marketing kepada para calon nasabah. Meski kota kecil, Makassar memiliki nasabah potensial yang lumayan banyak. Karena sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai pengusaha dan pedagang, sehingga dari sisi skala ekonomi mereka merupakan target potensial untuk perusahaan pialang berjangka," beber Taufan Asmara, Pimpinan Cabang KPF Makassar.

Loading...
Loading...

Berita Terkait