Sabtu, 06 Juli 2019 20:22 WITA

Maksimalkan Transaksi Elektronik, BI Genjot Penyaluran Basis Non tunai

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Andi Chaerul Fadli
Maksimalkan Transaksi Elektronik, BI Genjot Penyaluran Basis Non tunai

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah akan terus mendorong dan meningkatkan transaksi elektronik di tahun 2019.

Sistem transaksi elektronik ini sendiri dinilai efisien dan mampu meningkatkan efektivitas layanan publik, serta dapat mendukung transparansi keuangan pemerintah.

Asisten Manajer Fungsi Elektronifikasi Pembayaran Daerah, Operasional Sistem Pembayaran BI Sulsel, Maudy Halim mengungkapkan, transaksi eletronifikasi akan terus ditingkatkan sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan keuangan inklusif.

"Di 2019 ini BI menargetkan pencapaian keuangan inklusif itu sebesar 75%, dengan menyiapkan sejumlah strategi. Misalnya saja menggenjot penyaluran bansos nontunai," kata Maudy saat Pelatihan dan Media Gathering Bank Indonesia Sulsel di Bali, Jumat (5/7/2019).

Adapun dua jenis bansos yang telah disalurkan dalam bentuk nontunai di beberapa daerah yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dulunya merupakan rastra atau beras sejahtera. Kedua bantuan sosial tersebut dilakukan secara nontunai sejak sejak 2016, berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo.

Maudy menambahkan, pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah untuk mencapai target tersebut.

Loading...

Di Sulsel sendiri, lanjutnya, pertumbuhan transaksi elektronik cukup signifikan. Bahkan di Kota Makassar, sudah memiliki sejumlah program dengan memanfaatkan transaksi elektronik seperti e-budget dan e-paling. 

"Penggunaan uang elektronik di Makassar tak hanya tefokus pada bansos nontunai, tetapi juga terkonsentrasi pada sektor transportasi. Adapun bentuk transaksi yang dilakukan yaitu pembayaran tol. Bahkan, kontribusinya mencapai 100 persen," jelasnya.

Meski begitu, menurut Maudy, pemanfaatan transaksi elektronik diharapkan bisa lebih inklusif pada seluruh sektor.

"Kami optimistis target di 2019 ini busa tercapai, apalagi banyak keuntungan yang bisa dirasakan dengan memanfaatkan transaksi elektronifikasi," jelas Maudy.
 

Loading...
Loading...