Sabtu, 18 Mei 2019 20:16 WITA

Batik Air Terbang Langsung ke Luwuk Banggai

Editor: Nur Hidayat Said
Batik Air Terbang Langsung ke Luwuk Banggai
Foto: Batik Air.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sulawesi Tengah berkontur geografis khas menyerupai lekukan yang begitu menggoda wisatawan dan pebisnis (travelers) untuk berkunjung. Salah satunya ke bagian timur provinsi ini yaitu Kabupaten Banggai dengan Luwuk sebagai pusat pemerintahan.

Luwuk menonjolkan kaya perairan dan berlokasi strategis yang menyuguhkan pemandangan teluk. Tak heran bila dijuluki Kota Berair karena dipadukan keindahan laut. Cara mudah menikmati bisa dimulai dari ketinggian di Bukit Kasih Sayang, apalagi di waktu malam. 

Temukan juga Air Terjun Salodik yang popular di kalangan masyarakat lokal atau singgah untuk melihat pemandangan padang rumput hijau saat pagi dan sore. Nuansa ini menjadikan Bukit Teletubies semakin indah dipandang.

Akhirnya wilayah Banggai bisa menjadi referensi travelers dalam memilih destinasi berlibur. Ayo jelajahi Luwuk segera agar keseruan petualangan lebih berkesan. Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group mulai 26 Mei 2019 akan meresmikan rute baru dari Luwuk yang menghubungkan langsung ke Soekarno-Hatta, Tangerang dan Makassar.

Rute perdana, Batik Air dimulai dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK)  menggunakan nomor ID-6290. Pesawat lepas landas pukul 02.05 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 06.05 WITA di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Desa Bubung, Luwuk (LUW). Untuk penerbangan kembali, Batik Air memiliki waktu keberangkatan dari Luwuk pada 17.00 WITA bernomor ID-6291 dan diperkirakan tiba pukul 19.00 WIB di Soekarno-Hatta.

Kota berikutnya dari Luwuk yang dilayani Batik Air adalah Makassar, Sulawesi Selatan. Penerbangan ID-6293 akan lepas landas pukul 06.45 WITA, pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) pada 08.00 WITA. Rute sebaliknya, Batik Air bernomor ID-6292 berangkat dari Makassar pada 15.00 WITA, untuk perkiraan waktu tiba 16.15 WITA di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir.

"Kedua jaringan baru ini diterbangi secara regular pergi pulang (PP) masing-masing satu kali setiap hari. Kehadiran Batik Air di Luwuk diharapkan semakin membuka daya tarik turis milenial dalam mewujudkan mimpi jelajahi koridor Sulawesi di era kekinian (millennials traveling)," kata Chief Executive Officer (CEO) of Batik Air, Capt. Achmad Luthfie dalam siaran pers yang diterima Rakyatku.com, Sabtu (18/5/2019).

Batik Air mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada regulator, pengatur lalu lintas udara, pengelola bandar udara, seluruh kru, karyawan serta semua pihak dalam upaya mendukung kesuksesan inagurasi tujuan Luwuk mendatang.

Batik Air merasa sangat senang terus mengembangkan bisnis melalui layanan ke destinasi baru.  Pembukaan rute baru pergi pulang (PP) tersebut merupakan wujud dari keseriusan Batik Air guna memberikan layanan terbaik kepada travelers dalam bepergian. Dengan demikian tercipta mobilitas terbaik bagi travelers. Selain itu, operasional di Luwuk, Banggai diproyeksikan mampu mendukung peningkatan lalu lintas bisnis dan pariwisata antarpulau melalui kemudahan akses moda transportasi udara. Batik Air optimis bahwa penerbangan bisa membantu menggeliatkan program perekonomian di masing-masing daerah.

Loading...

Jaringan baru domestik Batik Air ini menjawab permintaan para pengguna jasa yang ingin melakukan penerbangan dari ibukota negara melalui Soekarno-Hatta serta Makassar tujuan Luwuk dalam kategori premium services. Batik Air mempunyai keseriusan beroperasi yang mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first).

"Penerbangan menuju Luwuk dioperasikan dengan armada terbaru Airbus 320-200CEO berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Fitur pesawat dilengkapi inflight entertainment (audio video on demand) di setiap kursi," kata Achmad Luthfie.

Kesungguhan Batik Air ialah menyediakan pelayanan terbaik dan menambahkan kenyamanan tamu saat berada di pesawat (in-flight services) dengan upaya memperkuat pengalaman terbang bagi setiap tamu di kelas premium services berkonsep pre-flight, in-flight serta post-flight.

Terhubungnya Luwuk menuju dua kota favorit akan menawarkan bagi pelancong dalam merencanakan perjalanan ke kota-kota lain semakin luas dengan konsep koneksi perjalanan (connecting flight) terbaik bersama Lion Air Group. Upaya ini memberikan nilai tambah bagi travelers antara lain mempersingkat waktu, efektif dan mempermudah akses antardestinasi.

Bagi travelers dari berbagai kota bisa memanfaatkan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menjadi pilihan transit untuk terbang ke Luwuk.

Untuk koneksi penerbangan lebih banyak lagi, travelers dari Luwuk dan sekitar bisa terhubung dari kedua bandar udara tersebut ke Medan, Batam, Palembang, Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Kupang, Labuan Bajo, Balikpapan, Tarakan, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Merauke. Selain itu, travelers berkesempatan bisa melanjutkan ke destinasi unggulan lainnya, seperti Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Palangkaraya, Palopo, Poso, Raha, Selayar dan Wangi-Wangi.

Batik Air akan terus mengembangkan konsep full-service seiring memperkuat jaringan domestik dan internasional dengan tetap mengedepankan faktor keselamtan dan keamanan (safety first). Hingga kini Batik Air melayani lebih dari 45 destinasi domestik dan internasional ke Singapura; Chennai, India; Perth, Australia serta Guilin dan Kunming di Tiongkok, frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 perhari.

Saat ini, Batik Air mencatatkan rata-rata OTP 92.63% dengan kekuatan armada yang dioperasikan terdiri dari 43 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).

Loading...
Loading...